Olah TKP 3 Jam, Masjid Falatehan Sudah Dipakai Salat Berjamaah

Sabtu, 01 Juli 2017 - 11:58 WIB
Olah TKP 3 Jam, Masjid...
Olah TKP 3 Jam, Masjid Falatehan Sudah Dipakai Salat Berjamaah
A A A
JAKARTA - Setelah kasus penusukan terhadap 2 Anggota Brimob di Masjid Falatehan dekat lapangan Bhayangkara Mabes Polri, kini masjid tersebut sudah dipergunakan kembali. Sebelumnya, masjid itu sempat dipasangi police line untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Salah seorang pengurus Masjid Falatehan, Chaeruddin mengatakan, garis polisi itu dibuka sebelum salat Subuh dilakukan. Jadi, kata dia, saat salat sudah masjid tersebut sudah bisa digunakan untuk salat berjamaah.

"Sudah. Waktu Subuh tadi sudah digunakan salat berjamaah," kata Chaeruddin saat ditemui di lokasi, Sabtu (1/7/2017).

Sementara itu, pengurus Masjid lainnya, Juned mengatakan, pihak kepolisian melakukan olah TKP kurang lebih 2 sampai 3 jam di dalam Masjid. "Sempat police Line di luar masjid, tapi sebelumnya salat Subuh sudah dibuka," kata Juned.

Meskipun sudah dipergunakan untuk ibadah, kata dia, pihaknya belum membersihkan bercak yang diduga darah AKP Dede Suhatmi yang tercecer di karpet saf ketiga. "Belum (dibersihkan), darahnya juga kan enggak banyak," lanjut Juned.

Juned mengatakan, karpet yang tercecer oleh darah AKP Dede Suhatmi akibat ditikam oleh pelaku berinisial M masih menunggu izin dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Falatehan.

"Enggak (izin dari polisi). Mungkin dari DKM saja, jadi pas olah TKP enggak ada pelarangan mencuci karpet," jelasnya. (Baca: Usai Salat, Dua Anggota Brimob Ditikam Tak Jauh dari Mabes Polri )

Sekadar diketahui, 2 anggota Brimob ditikam oleh dua orang tak dikenal usai melakukan salat Isya berjamaah di Masjid Falatehan dekat Mabes Polri, Jumat 30 Juni 2017 semalam. Kini, kedua korban tersebut dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
(mhd)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
5 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
7 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
7 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
7 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
7 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved