Anggota TNI Bekuk Penodong Sopir Truk Tangki Air di Johar Baru
Jum'at, 30 Juni 2017 - 19:41 WIB
Anggota TNI Bekuk Penodong Sopir Truk Tangki Air di Johar Baru
A
A
A
JAKARTA - Seorang anggota TNI membantu menangkap satu dari lima komplotan penodong truk tangki air isi ulang yang melintas di Galur Jalan Letjen Suprapto, Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Kamis malam kemarin.
Kasubbag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno menjelaskan, sebelum kejadian truk tangki bernopol F 8521 GV yang dikemudikan Wahyu (25) bersama kenek ?Latif (16) baru mengisi air di depot air minum isi ulang di Galur. Mereka sekaligus mengambil uang setoran dari pemilik depot air yang tak jauh jalan raya lokasi kejadian.
Begitu truk akan kembali ke Bogor dengan melewati Jalan Letjend Suprpato di dekat SPBU sebelah flyover Galur, tiba-tiba lima anak jalanan menghadang truk dengan mengacungkan kayu balok. Mereka meminta kepada sopir truk untuk menepikan kendaraanya.
Setelah menepi, salah satu dari ABG tersebut nekat naik ke ruang kemudi dan meminta uang maupun HP sopir dan kenek secara paksa. Sopir pun hanya memberikan uang sebesar Rp10.000.
Komplotan tersebut tidak terima sampai akhirnya sang sopir ditarik keluar dan dihajar kelima bandit jalanan itu. Sopir tak mau kalah dan mengejar salah satu dari lima orang yang mengeroyoknya.
Beruntung, saat sopir dan bandit itu berkelahi, salah satu anggota TNI membantu sopir menangkap pelaku. Namun, empat orang lainnya telah lebih dahulu meninggalkan lokasi.
“Pelaku sempat diamankan oleh anggota dan dibawa ke Polsek Senen. Karena TKP masuk ke Johar Baru, maka dipindahkan ke Johar,” ujar Suyatno kepada wartawan, Jumat (30/6/2017).
Pelaku yang diketahui bernama Aden Alamsia (18) mengaku kepada petugas uang hasil rampokannya rencananya akan dipergunakan membeli narkotika.“Barang bukti berupa uang tunai Rp550.000 dan truk tangki dibawa ke Polsek Johar Baru untuk diperiksa lebih lanjut,” tutupnya.
Kasubbag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno menjelaskan, sebelum kejadian truk tangki bernopol F 8521 GV yang dikemudikan Wahyu (25) bersama kenek ?Latif (16) baru mengisi air di depot air minum isi ulang di Galur. Mereka sekaligus mengambil uang setoran dari pemilik depot air yang tak jauh jalan raya lokasi kejadian.
Begitu truk akan kembali ke Bogor dengan melewati Jalan Letjend Suprpato di dekat SPBU sebelah flyover Galur, tiba-tiba lima anak jalanan menghadang truk dengan mengacungkan kayu balok. Mereka meminta kepada sopir truk untuk menepikan kendaraanya.
Setelah menepi, salah satu dari ABG tersebut nekat naik ke ruang kemudi dan meminta uang maupun HP sopir dan kenek secara paksa. Sopir pun hanya memberikan uang sebesar Rp10.000.
Komplotan tersebut tidak terima sampai akhirnya sang sopir ditarik keluar dan dihajar kelima bandit jalanan itu. Sopir tak mau kalah dan mengejar salah satu dari lima orang yang mengeroyoknya.
Beruntung, saat sopir dan bandit itu berkelahi, salah satu anggota TNI membantu sopir menangkap pelaku. Namun, empat orang lainnya telah lebih dahulu meninggalkan lokasi.
“Pelaku sempat diamankan oleh anggota dan dibawa ke Polsek Senen. Karena TKP masuk ke Johar Baru, maka dipindahkan ke Johar,” ujar Suyatno kepada wartawan, Jumat (30/6/2017).
Pelaku yang diketahui bernama Aden Alamsia (18) mengaku kepada petugas uang hasil rampokannya rencananya akan dipergunakan membeli narkotika.“Barang bukti berupa uang tunai Rp550.000 dan truk tangki dibawa ke Polsek Johar Baru untuk diperiksa lebih lanjut,” tutupnya.
(whb)