Jalur Puncak Diserbu Ribuan Kendaraan, Kemacetan Capai 7 Kilometer
Jum'at, 30 Juni 2017 - 17:47 WIB
Jalur Puncak Diserbu Ribuan Kendaraan, Kemacetan Capai 7 Kilometer
A
A
A
BOGOR - Kawasan Puncak (Ciawi-Megamendung-Cisarua) Kabupaten Bogor terus dipadati puluhan ribu kendaraan dari berbagai daerah khususnya asal Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi, pada hari kelima usai Lebaran, Jumat (30/6/2017). Akibatnya, antrean kendaraan yang hendak memasuki kawasan Puncak, terlihat mengular baik sebelum maupun selepas pintu tol Ciawi hingga mencapai 7-10 kilometer.
Berdasarkan informasi dihimpun menyebutkan kemacetan kali ini disebabkan jalur Puncak sudah diprediksi selain sebagai jalur wisata juga bakal dijadikan jalur alternatif arus balik lebaran. Sehingga volume kendaraan para pemudik yang hendak kembali ke Jakarta melalui jalur Puncak mengalami peningkatan dan penumpukan di kawasan hawa sejuk itu.
Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika mengatakan, jika dilihat dari situasi padatnya volume kendaraan dari arah Jakarta memang sudah diperkirakan bakal terus meningkat mengingat libur panjang Lebaran baru akan berakhir pada Minggu, 2 Juli 2017 mendatang. "Maka dari itu kami memberlakukan proses sistem satu arah dari arah Jakarta menuju Puncak. Pada pagi hari dengan durasi yang tidak seperti biasanya, sedangkan dari arah Cianjur menuju puncak dipending di wilayah Rindu Alam, Puncak, Kabupaten Bogor," jelasnya.
Menurut Dicky, kepadatan terlihat sejak pukul 06.00 WIB dari Simpang Pasir Muncang hingga Simpang Pasir Sirait sejauh 3 Km dan antrean di Gerbang Tol Ciawi sepanjang 2 km.
"Kepadatan di wilayah jalur puncak terjadi karena jalan yang penyempitan jalur dari Gadog empat lajur kendaraan menjadi satu lajur di simpang pasir Mencari," katanya.
Tak hanya itu, ia juga memaparkan ada beberapa persimpangan jalan di sepanjang jalur Puncak yang menjadi faktor terhambatnya kendaraan diantaranya Simpang Pasir Muncang, Simpang Pasir Angin, Simpang Mega Mendung, Simpang Taman Wisata Matahari, Simpang Taman Safari Indonesia, Pasar Cisarua.
"Dari volume kendaraan dan jumlah wisatawan yang meningkat serta terdapat titik tambat 42 persimpangan. Maka Polres Bogor melakukan pengamanan dan penjagaan dengan jumlah kekuatan personel terbanyak 250 anggota Polri," ucapnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama mengimbau agar masyarakat tidak mendahului kendaraan lain karena dapat menimbulkan kemacetan lalu lintas."Kami imbau masyarakat tetap tertib dalam berlalu lintas dan ikuti peraturan yang ada dan tetap utamakan keselamatan di jalan karena hari ini jalur Puncak beberapa kali diguyur hujan dan hindari aksi kebut-kebutan di jalur Puncak," imbaunya.
Berdasarkan informasi dihimpun menyebutkan kemacetan kali ini disebabkan jalur Puncak sudah diprediksi selain sebagai jalur wisata juga bakal dijadikan jalur alternatif arus balik lebaran. Sehingga volume kendaraan para pemudik yang hendak kembali ke Jakarta melalui jalur Puncak mengalami peningkatan dan penumpukan di kawasan hawa sejuk itu.
Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika mengatakan, jika dilihat dari situasi padatnya volume kendaraan dari arah Jakarta memang sudah diperkirakan bakal terus meningkat mengingat libur panjang Lebaran baru akan berakhir pada Minggu, 2 Juli 2017 mendatang. "Maka dari itu kami memberlakukan proses sistem satu arah dari arah Jakarta menuju Puncak. Pada pagi hari dengan durasi yang tidak seperti biasanya, sedangkan dari arah Cianjur menuju puncak dipending di wilayah Rindu Alam, Puncak, Kabupaten Bogor," jelasnya.
Menurut Dicky, kepadatan terlihat sejak pukul 06.00 WIB dari Simpang Pasir Muncang hingga Simpang Pasir Sirait sejauh 3 Km dan antrean di Gerbang Tol Ciawi sepanjang 2 km.
"Kepadatan di wilayah jalur puncak terjadi karena jalan yang penyempitan jalur dari Gadog empat lajur kendaraan menjadi satu lajur di simpang pasir Mencari," katanya.
Tak hanya itu, ia juga memaparkan ada beberapa persimpangan jalan di sepanjang jalur Puncak yang menjadi faktor terhambatnya kendaraan diantaranya Simpang Pasir Muncang, Simpang Pasir Angin, Simpang Mega Mendung, Simpang Taman Wisata Matahari, Simpang Taman Safari Indonesia, Pasar Cisarua.
"Dari volume kendaraan dan jumlah wisatawan yang meningkat serta terdapat titik tambat 42 persimpangan. Maka Polres Bogor melakukan pengamanan dan penjagaan dengan jumlah kekuatan personel terbanyak 250 anggota Polri," ucapnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama mengimbau agar masyarakat tidak mendahului kendaraan lain karena dapat menimbulkan kemacetan lalu lintas."Kami imbau masyarakat tetap tertib dalam berlalu lintas dan ikuti peraturan yang ada dan tetap utamakan keselamatan di jalan karena hari ini jalur Puncak beberapa kali diguyur hujan dan hindari aksi kebut-kebutan di jalur Puncak," imbaunya.
(whb)