Beras Bercampur Bahan Kimia Ditemukan di Raja Ampat

Jum'at, 09 Juni 2017 - 14:48 WIB
Beras Bercampur Bahan...
Beras Bercampur Bahan Kimia Ditemukan di Raja Ampat
A A A
WAISAI - Tim Satgas Pangan Kabupaten Raja Ampat menemukan beras yang diduga dicampur bahan kimia di toko sembako, Tia Jaya di Jalan Waigeo Waisai, Kamis 8 Juni 2017 pukul 10.30 WIT. Dari pantauan MNC MEDIA di lapangan, Tim Satgas Pangan Kabupaten Raja Ampat yang dipimpin Sekda Kabupaten Raja Ampat, Yusuf Salim, dan Kapolres Raja Ampat, AKBP Mario Cristy P S Siregar beserta anggota tim melakukan pemeriksaan di toko Tia Jaya.

Razia berawal dari hasil penyelidikan Satuan Intelkam Polres Raja Ampat, atas informasi masyarakat serta tindak lanjut dari hasil penggerebekan Satgas Pangan Polres Malang Jawa Timur dimana ditemukan beras yang diduga dicampur bahan kimia sebanyak 140 Ton beras siap edar dengan merk Jagung Mas, Beras Maju, Dewi Kunti, Empat Mata Merah, Empat Mata Biru, Empat Mata Hujau, Lele, Cendrawasih, Tomat, Dua Jago.

Dari hasil penyelidikan di Raja Ampat ternyata ditemukan juga beras yang di duga merek yang sama yaitu bermerek "Ikan Lele Super" di Toko Tia Jaya Alamat Jalan Waigeo dengan pemilik Toko H Anas.

Adapun rincian beras yang diduga mirip tersebut sebagai berikut diantaranya, beras ukuran 16 Kg, 20 Karung; Beras ukuran 10 Kg, 25 karung sehingga total 45 karung. Dari hasil lidik tersebut dilaporkan kepada Pimpinan untuk ditindaklanjuti.

Pemilik Toko Haji Anas mengatakan bahwa beras tersebut dibeli dari Kota Sorong pada tanggal 22 Mei 2017, kemudian dijual di Waisai.

Tim Satgas Pangan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bersama Polres Raja Ampat, mendatangi Toko Tia Jaya dan mengambil sampel beras sebanyak 1 karung dengan merek Ikan Lele Super untuk diperiksa uji laboratorium di Laboratorium Kota Manokwari Papua Barat.

Hingga berita ini diturunkan Kapolres Raja Ampat, AKBP Mario Cristy P S Siregar belum dapat dikonfirmasi, dimana nomor telepon Kapolres yang dihubungi tidak aktif.
(sms)
Berita Terkait
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
5 Makanan Paling Berbahaya...
5 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 4 Lebih Beracun dari Sianida
Kaya Protein, Hanjeli...
Kaya Protein, Hanjeli Bisa Jadi Pangan Alternatif Pengganti Beras
Ini Bagian Tubuh Ular...
Ini Bagian Tubuh Ular yang Bisa Dikonsumsi Manusia
Ratusan Kilogram Makanan...
Ratusan Kilogram Makanan Berpengawet Mayat Dimusnahkan
8 Makanan Khas Lebaran...
8 Makanan Khas Lebaran dari Beras, Tak Melulu Ketupat
Berita Terkini
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
2 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved