Hindari Proses Hukum, Kapolda Metro Sebut Habib Rizieq Pengecut
Kamis, 08 Juni 2017 - 15:48 WIB
Hindari Proses Hukum, Kapolda Metro Sebut Habib Rizieq Pengecut
A
A
A
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan meminta kepada Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab agar tidak menjadi pengecut dan takut menghadapi proses hukum yang menjeratnya.
Dia meminta agar pentolan FPI itu berani menghadapi kasusnya. "Sudahlah, pulang, hadapi, kok takut banget sih, ada apa sih? Kenapa kok sulit banget, hadapi kalau enggak salah, kan nanti sidangnya nanti ada yang menyidangkan," kata M Iriawan kepada wartawan, Kamis (8/6/2017).
Mantan Kapolda Jawa Barat ini juga meminta agar Rizieq tak perlu bawa pendukungnya apabila nanti tiba di tanah air. Sebab, Iriawan menegaskan kalau kasus ini bukan rekayasa. "Sampai kapan pun peristiwa ini ada, mau ditekan dengan massa segala macam juga, ini kan peristiwa perorangan ngapain mesti beberapa komponen masyarakat??< sampai mau ke bandara, enggak usah," tegasnya.
Dalam hal ini, Iriawan justru meminta masyarakat sama-sama menjaga keamanan ibu kota Jakarta. "Bangun negara ini, mari kita sama-sama menyejahterakan rakyat," pungkasnya. Tidak hanya itu, ada kemungkinan pihak kepolisian juga akan melakukan penangguhan visa.
Dia meminta agar pentolan FPI itu berani menghadapi kasusnya. "Sudahlah, pulang, hadapi, kok takut banget sih, ada apa sih? Kenapa kok sulit banget, hadapi kalau enggak salah, kan nanti sidangnya nanti ada yang menyidangkan," kata M Iriawan kepada wartawan, Kamis (8/6/2017).
Mantan Kapolda Jawa Barat ini juga meminta agar Rizieq tak perlu bawa pendukungnya apabila nanti tiba di tanah air. Sebab, Iriawan menegaskan kalau kasus ini bukan rekayasa. "Sampai kapan pun peristiwa ini ada, mau ditekan dengan massa segala macam juga, ini kan peristiwa perorangan ngapain mesti beberapa komponen masyarakat??< sampai mau ke bandara, enggak usah," tegasnya.
Dalam hal ini, Iriawan justru meminta masyarakat sama-sama menjaga keamanan ibu kota Jakarta. "Bangun negara ini, mari kita sama-sama menyejahterakan rakyat," pungkasnya. Tidak hanya itu, ada kemungkinan pihak kepolisian juga akan melakukan penangguhan visa.
(pur)