Harga Bawang Putih Meroket Jelang Lebaran, Operasi Pasar Digelar di Bogor
Rabu, 07 Juni 2017 - 02:22 WIB
Harga Bawang Putih Meroket Jelang Lebaran, Operasi Pasar Digelar di Bogor
A
A
A
BOGOR - Kementerian Perdagangan bersama Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor menggelar operasi pasar murah untuk komoditas bawang putih di Pasar Bogor, Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (06/06/2017).
Kepala Bidang Sarana, Komoditi dan Perdagangan Disperindag Kota Bogor, Teddy Setiadi mengatakan, operasi tersebut digelar untuk menekan harga bawang putih di pasar-pasar Kota Bogor yang harganya mulai meningkat saat ramadan.
"Sekarang di Kota Bogor harga bawang putih Rp51.000 per kilogram, tetapi berangsur turun jadi Rp44.000. Untuk itu dilakukan operasi pasar ini agar cepat turun di bawah Rp35.000 sebelum Idul Fitri," katanya.
Teddy menambahkan, operasi juga melayani pembeli eceran meski target penjualan untuk para pedagang. Eceran dibatasi lima kilogram. Sedangkan untuk pedagang boleh hingga tiga karung.
"Kami usahakan ditekan untuk turun. Operasi pasar ini dilakukan satu hari sambil menunggu dampaknya seperti apa, kalau tidak ada penurunan harga akan kami evaluasi," jelasnya.
Sementara itu, Kabag Umum Sekretariat Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Krisna Ariza mengatakan, dalam operasi pasar ini pihaknya menyiapkan satu truk yang berisi 8 ton bawang putih yang dijual seharga Rp23.000 per kilogramnya.
"Kami mentargetkan harga di pasaran di bawah Rp30.000 per kilogram, jangan sampai di atas Rp35.000 karena akan memberatkan konsumen. Bagaimana caranya harus bisa turun," ujar Krisna.
Kepala Bidang Sarana, Komoditi dan Perdagangan Disperindag Kota Bogor, Teddy Setiadi mengatakan, operasi tersebut digelar untuk menekan harga bawang putih di pasar-pasar Kota Bogor yang harganya mulai meningkat saat ramadan.
"Sekarang di Kota Bogor harga bawang putih Rp51.000 per kilogram, tetapi berangsur turun jadi Rp44.000. Untuk itu dilakukan operasi pasar ini agar cepat turun di bawah Rp35.000 sebelum Idul Fitri," katanya.
Teddy menambahkan, operasi juga melayani pembeli eceran meski target penjualan untuk para pedagang. Eceran dibatasi lima kilogram. Sedangkan untuk pedagang boleh hingga tiga karung.
"Kami usahakan ditekan untuk turun. Operasi pasar ini dilakukan satu hari sambil menunggu dampaknya seperti apa, kalau tidak ada penurunan harga akan kami evaluasi," jelasnya.
Sementara itu, Kabag Umum Sekretariat Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Krisna Ariza mengatakan, dalam operasi pasar ini pihaknya menyiapkan satu truk yang berisi 8 ton bawang putih yang dijual seharga Rp23.000 per kilogramnya.
"Kami mentargetkan harga di pasaran di bawah Rp30.000 per kilogram, jangan sampai di atas Rp35.000 karena akan memberatkan konsumen. Bagaimana caranya harus bisa turun," ujar Krisna.
(pur)