6 Bulan Berjalan, Pembangunan Tol Lingkar Bogor Seksi IIB Baru 16%

Kamis, 25 Mei 2017 - 03:17 WIB
6 Bulan Berjalan, Pembangunan...
6 Bulan Berjalan, Pembangunan Tol Lingkar Bogor Seksi IIB Baru 16%
A A A
BOGOR - Progres pembangunan Tol Bogor Ring Road (BRR) atau Lingkar Bogor seksi IIB (Kedungbadak-Simpang Yasmin) sepanjang 2,6 kilometer yang dimulai sejak akhir 2016 lalu hingga saat ini baru mencapai 16,80%.

Pasalnya, pembangunan tol layang yang harus selesai dalam jangka waktu satu tahun tepatnya Juni 2018 ini, banyak mengalami kendala. Sejumlah kendala di antaranya terkait utilitas seperti kabel jaringan listrik milik PLN, saluran telkomunikasi PT Telkom dan pipa PDAM.

"Permasalahan utama yang membuat terhambatnya proses perataan tanah untuk melebarkan jalan yakni masalah utilitas. Sebab, di sepanjang Jalan Sholeh Iskandar ini banyak utilitas yang belum dipindah, khususnya kabel-kabel listrik milik PLN yang membentang maupun tertanam di bawah tanah. Tentunya itu menghambat pekerjaan kita," jelas Project Manager PT Wijaya Karya (WIKA) Ali Afand kepada wartawan kemarin.

Ali menjelaskan, seharusnya PT WIKA sebagai kontraktor atau pelaksana proyek pembangunan lanjutan jalan bebas hambatan dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan lancar dan sesuai target, jika utilitas sudah dipindahkan oleh para pemiliknya. “Utamanya masih ada kabel-kabel PLN di bawah belum dipindahkan. Kabel di sisi utara, ada Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), dan Saluran Kabel Tanah Tegangan Menengah (SKTM),” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Teknik PT Marga Sarana Jabar (MSJ) Yayat Supriyatna menjelaskan, tetap berupaya pembangunan Tol Lingkar Bogor ini dapat selesai sesuai target.
"Memasuki pekan ke-23 progres pembangunan sudah mencapai 16,80%. Saat ini proyek sedang dalam tahapan pemasangan beton penahan jalan layang (segmental box). Pemasangan segmental box direncanakan satu bentang selesai dalam waktu 11 hari. Satu bentang jalan rata-rata terdiri dari 15 hingga 17 segmental box," ujarnya.

Yayat menambahkan, meski masih on progres pihaknya mengaku banyak kendala yang dihadapi dalam pembangunan Jalan Lingkar Bogor seksi IIB ini. Di antaranya sejumlah lahan yang belum dibebaskan dan keberadaan, saluran udara tegangan tinggi (SUTT) di area P.41 yang lokasinya tak jauh dari kampus UIKA Bogor.

"Karenanya sampai saat ini areal P.41 belum bisa dilaksanakan pemasangan tiang tol (bore pile). Keberadaan saluran udara tegangan menengah (SUTM) yang belum direlokasi juga membuat pekerjaan rigid terhambat. Kami juga terkendala adanya utilitas di area simpang Yasmin, sehingga menghambat pekerjaan di simpang Yasmin,” katanya.

Namun demikikian pihaknya mengklaim sudah mengajukan surat ke Balai 6 dengan pihak Direktur Regional Jawa bagian tengah untuk segera merelokasi. Sebab tanah tersebut milik Kementerian PU. Lalu PLN diberikan izin dan harus segera merelokasi dari Ruang Milik Jalan (RMJ) PT MSJ. “Kita juga akan melaksanakan percepatan pemasangan kepala pilar di atas tiang pancang (Pier head),” kata Yayat.

Lebih lanjut Yayat mengatakan, selain adanya kendala soal SUTM dan utilitas, saat percobaan ada kekeliruan yang dilakukan kontraktor. Exvansion joint yang sedianya harus terlebih dahulu di pasang di posisi pangkal, malah kemudian dipasang di tengah. "Mereka masih mencoba, apakah segmentel box dulu lebih cepat atau expansion joint tapi secara keseluruhan tidak mengganggu," ucapnya.

Sekadar diketahui, tol Lingkar Bogor yang saat ini sedang dalam proses pembangunan merupakan salah satu upaya percepatan pembangunan infrastruktur dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjawab permasalahan kemacetan di Kota Bogor, khususnya di ruas Jalan Raya Sholeh Iskandar, mulai dari simpang Kedunghalang hingga Yasmin.
(whb)
Berita Terkait
Berlakukan Ganjil Genap...
Berlakukan Ganjil Genap Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
PPKM Darurat, Kebun...
PPKM Darurat, Kebun Raya Bogor Ditutup Hingga 20 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemkot...
Darurat Covid-19, Pemkot Bogor Terapkan WFH 100 Persen
Pemkot Bogor Buka Hotline...
Pemkot Bogor Buka Hotline Penanganan Jenazah Corona
Kota Bogor Terapkan...
Kota Bogor Terapkan Ganjil-Genap, Ini 11 Titik Lokasi Check Point
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
9 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
11 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
13 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
13 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
13 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
14 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Ditunjuk...
6 Jenderal Ditunjuk Menjadi Pangdam di Kodam Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved