Ini Rahasia Nenek Sarti yang Masih Bugar di Usia 115 Tahun

Kamis, 11 Mei 2017 - 16:24 WIB
Ini Rahasia Nenek Sarti...
Ini Rahasia Nenek Sarti yang Masih Bugar di Usia 115 Tahun
A A A
PANGANDARAN - Seorang Nenek bernama Sarti yang berdomisili Dusun/Desa Pagergunung, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran ini diyakini telah berumur 115 tahun. Nenek Sarti yang lahir pada tahun 1902 ini mengaku menjadi salah satu saksi pembangunan jalur jalan kereta api dari Kota Banjar hingga Kabupaten Pangandaran tepatnya di Kecamatan Cijulang pada jaman Belanda.

“Ketika saya gadis sedang berlangsung pembangunan jalur kereta api arah Banjar ke Cijulang, waktu itu banyak pekerja dari Desa Pagergunung yang harus kerja rodi,” kata Nenek Sarti.

Saat ditanya umurnya yang hingga saat ini mencapai 115 tahun Nenek Sarti mengaku jarang mengonsumsi makanan yang mengandung kimia atau makanan sajian instan.

“Sehari-hari saya hanya makan hasil masakan bumi seperti dedaunan yang direbus dan umbi yang digodog,” tambahnya.

Selain itu Nenek Sarti menambahkan bahwa dirinya rutin bangun tidur pada pertengahan malam juga menjelang waktu Salat Subuh.

“Kalau bangun malam saya selalu salat tahajud dan setelah itu tidur lagi lalu bangun sebelum menjelang waktu Salat Subuh sehingga badan terasa segar,” paparnya.

Nenek Sarti menjelaskan, aktivitas bangun malam dia lakukan semenjak usianya masih muda hingga sekarang, bahkan ketika itu jika hendak melakukan aktivitas mandi dan berwudhlu harus pergi ke sungai yang berada di belakang rumahnya.

Salah satu anak ke empat Nenek Sarti bernama Ningsih (64) mengatakan, Nenek Sarti memiliki empat anak dari almarhum Aki Kalsam.

“Dari ke empat anak ibu saya diantaranya Rasti (85); Suni (79) Almarhum Nipi dan terakhir saya Ningsih,” kata Ningsih.

Ningsih menambahkan, di kampung halamannya tempat dia tinggal sudah tidak ada lagi orang yang usianya sebaya dengan Nenek Sarti. Bahkan sewaktu-waktu Ningsih sering mendengarkan ceritra lokal dan adat istiadat yang saat ini mulai pudar.

“Banyak ceritra dan sejarah lokal yang dia ceritakan kepada saya terutama tentang tradisi orang zaman dulu yang saat ini mulai punah,” tambahnya.

Ditempat terpisah Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Aceng Hasim menjelaskan, berkaitan dengan kelahiran Nenek Sarti dimungkinkan saat usia mudanya Nenek Sarti mengalami pembangunan jalur jalan kereta api.

“Pembangunan kereta api di wilayah Pangandaran mulai dikerjakan sekitar tahun 1914 serta kereta api mulai beroperasi tahun 1921 sedangkan Nenek Sarti lahir tahun 1902,” kata Aceng.

“Artinya Nenek Sarti mengalami masa muda sekitar tahun 1915-1920 dan itu cukup rasional, karena masa itu sedang gencar pembangunan jalur kereta di wilayah Pangandaran,” pungkas Aceng.
(sms)
Berita Terkait
Seorang Ibu Hamil dan...
Seorang Ibu Hamil dan Melahirkan dalam Waktu Satu Jam
Bocah Gemar Hirup Aroma...
Bocah Gemar Hirup Aroma Bensin Motor di Cilegon Banten
Makam Dicat Warna-warni...
Makam Dicat Warna-warni Bagaikan Pelangi
Viral, Pisang Tumbuh...
Viral, Pisang Tumbuh di Atas Pohon Pisang yang Mati
Heboh, Anak Ikan Hiu...
Heboh, Anak Ikan Hiu Berwajah Manusia Ditangkap Nelayan Rote
Ajaib! Wanita dengan...
Ajaib! Wanita dengan 2 Vagina, Uteri dan Serviks Lahirkan Bayi Lucu
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
9 menit yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
46 menit yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
1 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
1 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
1 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved