Miris, Satu Keluarga Miskin di Sragen Derita Lumpuh Layu

Minggu, 07 Mei 2017 - 11:27 WIB
Miris, Satu Keluarga...
Miris, Satu Keluarga Miskin di Sragen Derita Lumpuh Layu
A A A
SRAGEN - Nasib malang dialami oleh seluruh anggota keluarga miskin yang berada di RT 25 Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Sragen, Jawa Tengah. Sedikitnya 3 orang anggota keluarga yang terdiri dari ibu dan dua anak tak dapat berjalan karena menderita lumpuh layu.

Untuk bisa bertahan hidup, ketiga orang yang menderita lumpuh layu ini hanya mendapatkan uang Rp100 ribu saja dari hasil pemberian cucunya.

Satu keluarga yang tinggal di Desa Gondang Tani ini hanya pasrah dan tak bisa beraktifitas karena kondisi tubuhnya yang alami kelumpuhan.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, keluarga yang yang terdiri dari seorang ibu, dua anak, dan satu cucu ini hanya bisa mengandalkan 2 orang cucunya yang bekerja di sebuah bengkel motor dan buruh pabrik.

Untuk bisa bertahan hidup, ketiga orang yang menderita lumpuh layu ini hanya mengandalkan uang Rp100 ribu per bulan pemberian cucunya.

Miris, Satu Keluarga Miskin di Sragen Derita Lumpuh Layu


Kepala Desa Gondang Eko Hidayanto mengatakan, awalnya hanya dua orang yang menderita lumpuh layu. Namun sejak Mbah Ngadiyem ibu mereka juga terkena lumpuh layu, kini mereka hidup hanya mengandalkan pemberian dari cucunya si mbah.

Mbah Ngadiyem ditinggal suaminya pada empat tahun silam dan awalnya belum terkena lumpuh layu. Sejak ditinggal suaminya ini, Mbah Ngadiyem menghidupi dua anaknya Eko Joko Santoso (45) dan Ismanto (19) yang telah mengalami kelumpuhan.

Menurut Ismanto, sakit yang dideritanya berawal dari demam dan panas tinggi, kaki dan tangan kananya berat. Namun setelah dirawat di puskesmas dan dirujuk ke rumah sakit umum daerah, penyakitnya tak kunjung sembuh.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Sri Wahono mengatakan kalau keluarga Ismanto sangat membutuhkan uluran tangan dari dermawan. "Kami sangat mengharapkan suatu saat ada bantuan kursi roda dan bantuan dalam bentuk lain dari dermawan," katanya kepada wartawan, Minggu (7/5/2017).
(ysw)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
3 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
7 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
8 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
8 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
8 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved