Para Istri Politikus Golkar Bantu Renovasi Masjid di Sukabumi
Jum'at, 05 Mei 2017 - 13:42 WIB
Para Istri Politikus Golkar Bantu Renovasi Masjid di Sukabumi
A
A
A
SUKABUMI - Hingar-bingar politik di tubuh Partai Golkar tidak menyurutkan aktivitas Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) beraktivitas. Misalnya pada Kamis 4 Mei 2017, Ketua Umum IIPG Deisti Novanto memimpin rombongan pengurus IIPG untuk mengadakan bakti sosial (baksos) di dua tempat di Sukabumi, Jawa Barat.
Dalam baksos kali ini, Deisti Novanto menyerahkan bantuan untuk renovasi masjid yang dikelola Yayasan Miftahul Falah Sinar Family di Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Bantuan juga diberikan untuk renovasi Yayasan Al Barokah di Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Lembur Situ, Kota Sukabumi.
”Kunjungan kali ini adalah dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Dua yayasan pendidikan yang kami bantu adalah lembaga yang aktif menyelenggarakan pendidikan baik formal dan non formal,” kata Deisti dalam rilis yang diterima SINDOnews, Jumat (5/5/2017).
Koordinator Bidang Kesra IIPG Letty Roemkono menambahkan, selain menyerahkan bantuan sarana pendidikan dan rumah ibadah, IIPG juga menyerahkan makanan sehat untuk balita dan ibu hamil.
”Kesejahteraan masyarakat menjadi program unggulan IIPG. Setelah Rumah Pangan Golkar, kami juga sedang merintis pengembangan Rumah Sejahtera, yang tujuannya lebih kepada revitalisasi posyandu-posyandu di daerah,” jelas Letty.
Dalam menjalankan programnya, IIPG berorientasi kepada komunitas. Kartu Komunitas yang telah diluncurkan IIPG setahun lalu adalah parameter dari target IIPG dalam implementasi programnya, seperti: Rumah Pangan Golkar, bantuan saprotan untuk petani, bantuan perlengkapan menangkap ikan untuk nelayan, dan pembangunan sarana ibadah serta pendidikan.
Di bidang pendidikan, IIPG juga menaruh perhatian. Salah satunya dengan mendirikan Sahabat Perlindungan Anak (Sapa) Indonesia yang bergerak dalam edukasi terhadap masyarakat, dalam hal ini orang tua dalam upaya melindungi anak dari tindak kekerasan baik fisik, verbal dan kekerasan seksual.
Deisti menjelaskan, edukasi terhadap masyarakat juga dilakukan dalam menanggulangi bahaya narkoba, dimulai dari pertahanan keluarga. Ketahanan komunitas termasuk keluarga adalah prioritas IIPG dalam implementasi setiap program.
”Bermula dari keluarga, sebagai unit terkecil sebuah komunitas, maka pendidkan nasional akan berdampak kepada ketahanan nasional. Untuk itu, membenahi pendidikan di tingkat keluarga adalah yang terpenting dalam mengembangkan Pendidikan Nasional,” ujarnya.
Dalam baksos kali ini, Deisti Novanto menyerahkan bantuan untuk renovasi masjid yang dikelola Yayasan Miftahul Falah Sinar Family di Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Bantuan juga diberikan untuk renovasi Yayasan Al Barokah di Kelurahan Sindang Sari, Kecamatan Lembur Situ, Kota Sukabumi.
”Kunjungan kali ini adalah dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Dua yayasan pendidikan yang kami bantu adalah lembaga yang aktif menyelenggarakan pendidikan baik formal dan non formal,” kata Deisti dalam rilis yang diterima SINDOnews, Jumat (5/5/2017).
Koordinator Bidang Kesra IIPG Letty Roemkono menambahkan, selain menyerahkan bantuan sarana pendidikan dan rumah ibadah, IIPG juga menyerahkan makanan sehat untuk balita dan ibu hamil.
”Kesejahteraan masyarakat menjadi program unggulan IIPG. Setelah Rumah Pangan Golkar, kami juga sedang merintis pengembangan Rumah Sejahtera, yang tujuannya lebih kepada revitalisasi posyandu-posyandu di daerah,” jelas Letty.
Dalam menjalankan programnya, IIPG berorientasi kepada komunitas. Kartu Komunitas yang telah diluncurkan IIPG setahun lalu adalah parameter dari target IIPG dalam implementasi programnya, seperti: Rumah Pangan Golkar, bantuan saprotan untuk petani, bantuan perlengkapan menangkap ikan untuk nelayan, dan pembangunan sarana ibadah serta pendidikan.
Di bidang pendidikan, IIPG juga menaruh perhatian. Salah satunya dengan mendirikan Sahabat Perlindungan Anak (Sapa) Indonesia yang bergerak dalam edukasi terhadap masyarakat, dalam hal ini orang tua dalam upaya melindungi anak dari tindak kekerasan baik fisik, verbal dan kekerasan seksual.
Deisti menjelaskan, edukasi terhadap masyarakat juga dilakukan dalam menanggulangi bahaya narkoba, dimulai dari pertahanan keluarga. Ketahanan komunitas termasuk keluarga adalah prioritas IIPG dalam implementasi setiap program.
”Bermula dari keluarga, sebagai unit terkecil sebuah komunitas, maka pendidkan nasional akan berdampak kepada ketahanan nasional. Untuk itu, membenahi pendidikan di tingkat keluarga adalah yang terpenting dalam mengembangkan Pendidikan Nasional,” ujarnya.
(poe)