Polres Bogor Pesimistis Pelarangan Bus Tekan Kecelakaan di Puncak

Jum'at, 05 Mei 2017 - 02:47 WIB
Polres Bogor Pesimistis...
Polres Bogor Pesimistis Pelarangan Bus Tekan Kecelakaan di Puncak
A A A
BOGOR - Polres Bogor pesimistis pemasangan rambu larangan kendaraan roda enam atau lebih dapat meminimalisir tingkat kecelakan. Tapi setidaknya upaya tersebut sebagai bagian dari upaya mencegah kecelakaan yang akhir-akhir ini sering terjadi.

Kapolres Bogor AKBP AM Dicky mengatakan, pesimistis dengan pemasangan rambu larangan kendaraan roda enam atau lebih dapat meminimalisir tingkat kecelakan. "Saya lebih setuju yang dilarang itu kendaraan yang melebihi tonase dan tidak sesuai medan dan kemampuan beban jalan. Kalau roda enam dilarang saya sendiri kayaknya kurang yakin," kata Dicky kepada wartawan, Kamis, 4 Mei 2017 kemarin.

Terkait penindakan adanya pelanggaran rambu yang sudah dipasang pihaknya hanya mendampingi. "Jadi sebetulya kalau soal rambu ini, yang berwenang adalah Dinas Perhubungan. Sedangkan aturan tonase itu sudah pasti dan jelas ada dalam UU," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhendi. Jaro Ade begitu biasa disapa pun pesimistis diberlakukannya larangan kendaraan bagi roda enam atau lebih dapat menimalisir. "Kebijakan untuk jangka pendek dan lebih realistis dalam meminimalisir kecelakaan di jalur Puncak adalah melakukan pelebaran jalan," ucapnya.

Menurut Ade, meski Jalan Raya Puncak statusnya adalah jalan nasional ataupun provinsi, Pemkab Bogor bisa saja melakukan upaya yang sebagaimanan kewenangannya. "Seperti pelebaran jalan itu membutuhkan lahan di kiri kanan badan jalan raya Puncak. Pemkab harus mau berinisiatif dan tegas melakukan pembebasan lahan dan menertibakan bangunan yang melanggar garis sepadan jalan. Setelah itu Pemkab harus proaktif melaporkan ke pemerintah provinsi maupun pusat terkait upaya yang sudah dilakukan Pemkab Bogor dalam rangka mengatasi kemacetan dan meminimalisir kecelakaan di jalur Puncak ini," ujarnya.
(whb)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Simak 7 Istilah Lalu...
Simak 7 Istilah Lalu Lintas Lucu, dari Ramlan sampai Pamer Paha
Perbaikan Lampu Lalu...
Perbaikan Lampu Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
10 menit yang lalu
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
1 jam yang lalu
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
1 jam yang lalu
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
1 jam yang lalu
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
1 jam yang lalu
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
1 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved