DDT Manggarai-Bekasi Urai Kepadatan Kereta Keluar Jakarta

Rabu, 26 April 2017 - 23:11 WIB
DDT Manggarai-Bekasi...
DDT Manggarai-Bekasi Urai Kepadatan Kereta Keluar Jakarta
A A A
JAKARTA - Proyek double double track (DDT) dari Stasiun Manggarai hingga Bekasi diprediksi akan membuat lintas kereta menuju Jakarta terurai.

"Ini cukup baik, manajeman yang digunakan akan lebih mudah. Kami sendiri akan mampu melakukan penguraian kepadatan lalu lintas kereta nantinya," kata Senior Manager Coorporate Communication PT KAI, Agus Komarudin saat dihubungi SINDO, Rabu (26/4/2017).

Saat ini proses pembangunan DDT masih belum rampung, beberapa titik jalur masih mengalami terputus dan belum terkonek secara rapih. Meski demikian, pembangunan di jalur ini dipercaya akan selesai tepat waktu.

Terkait pembangunan DDT di lintas timur Jakarta. Nantinya pembangunan ini akan memperpanjang lintas Commuter Line hingga ke kawasan Cikarang, Jawa Barat. Melengkapi hal itu, PT KAI tengah mempersiapkan dan membangun Listrik Aliran Atas (LAA) mulai dari Bekasi hingga ke Cikarang.

Sementara terkait pembangunan DDT, Agus memilih enggan berkomentar. Dia menyerahkan sepenuhnya ke kawasan Dirjenka Kemenhub.

Direktur Institut Studi Transportasi (Instan), Darmaningtyas mengungkapkan, Dirjenka wajib menurunkan petugasnya untuk membantu melakukan sosialisasi secara persuatif kepada warga. Cara ini di percaya akan mampu membantu merampungkan proyek ini.

"Kalau dengan pendekatan, maka masyarakat akan melepaskan dengan sukarela," tuturnya. (Baca: Ada Proyek Double-double Track, Jalan Raya Matraman Macet 2 Kilometer )

Meski demikian terkait pembangunan DDT, Darmaningtyas percaya hal ini akan merangsang pertumbuhan ekonomi di Jakarta dan kota satelit di pinggiran, khususnya Bekasi dan Cikarang.

Apalagi, kata Darmaningtyas, pembangunan ini akan memperpanjang trayek Commuter Line hingga ke Cikarang. "Yah kalau saya melihatnya baok. Makanya harus difokus kan dan diselasikan cepat," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Perjalanan KRL Commuter...
Perjalanan KRL Commuter Line Rangkasbitung Kembali Normal
Perbaikan Rel Selesai,...
Perbaikan Rel Selesai, Perjalanan Commuter Line Manggarai-Tanah Abang Kembali Normal
Begini Penanganan Keadaan...
Begini Penanganan Keadaan Darurat di Kereta Api dan Stasiun
Jelang Salat Terawih...
Jelang Salat Terawih Perdana Malam Ini, Begini Penampakan di KRL Commuter Line
Kecelakaan KA Turangga...
Kecelakaan KA Turangga dan Commuter Line Bandung Raya, KAI Minta Maaf
5 Peralatan New Normal...
5 Peralatan New Normal yang Mesti Dibawa Pengguna Commuter Line
Berita Terkini
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
15 menit yang lalu
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
5 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
10 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
10 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
11 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
11 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved