HT: Pilih Pemimpin Jakarta yang Pro-Rakyat
Rabu, 12 April 2017 - 05:01 WIB
HT: Pilih Pemimpin Jakarta yang Pro-Rakyat
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) mengingatkan, agar masyarakat Jakarta memilih pemimpin yang pro-rakyat. Sebab, kebijakan-kebijakan pemimpin akan menentukan kesejahteraan masyarakatnya.
“Kita harus berpikir jernih memilih pemimpin. Pilih yang mampu mengangkat kesejahteraan rakyat,“ kata HT saat memberikan arahan dalam acara temu kader di kantor Perindo Jakarta Timur, Selasa (11/4/2017).
HT mengatakan, dibutuhkan kebijakan pro-rakyat yang bisa membangun masyarakat menengah bawah menjadi menengah, menengah ke atas. Sehingga kelompok produktif yang menggerakan ekonomi lebih banyak.
"Masyarakat harus difasilitasi agar kesejahteraannya meningkat lebih cepat. Untuk usaha kecil, diberi modal murah, pelatihan, proteksi,” ungkapnya.
HT menambahkan, kesenjangan harus dipersempit dan itu hanya bisa dilakukan dengan keberpihakan. Apalagi kesenjangan di Indonesia, termasuk di Jakarta, tergolong lebar karena orientasinya pro-bisnis
"Kebijakan pro-bisnis dan pro-rakyat harus seimbang. Marilah berjuang membangun masyarakat. Tujuan berbangsa dan bernegara mencapai kemakmuran untuk seluruh masyarakat," tegasnya.
“Kita harus berpikir jernih memilih pemimpin. Pilih yang mampu mengangkat kesejahteraan rakyat,“ kata HT saat memberikan arahan dalam acara temu kader di kantor Perindo Jakarta Timur, Selasa (11/4/2017).
HT mengatakan, dibutuhkan kebijakan pro-rakyat yang bisa membangun masyarakat menengah bawah menjadi menengah, menengah ke atas. Sehingga kelompok produktif yang menggerakan ekonomi lebih banyak.
"Masyarakat harus difasilitasi agar kesejahteraannya meningkat lebih cepat. Untuk usaha kecil, diberi modal murah, pelatihan, proteksi,” ungkapnya.
HT menambahkan, kesenjangan harus dipersempit dan itu hanya bisa dilakukan dengan keberpihakan. Apalagi kesenjangan di Indonesia, termasuk di Jakarta, tergolong lebar karena orientasinya pro-bisnis
"Kebijakan pro-bisnis dan pro-rakyat harus seimbang. Marilah berjuang membangun masyarakat. Tujuan berbangsa dan bernegara mencapai kemakmuran untuk seluruh masyarakat," tegasnya.
(wib)