Jaringan Sabu Nigeria Manfaatkan Wanita sebagai Kurir Sabu

Kamis, 06 April 2017 - 22:08 WIB
Jaringan Sabu Nigeria...
Jaringan Sabu Nigeria Manfaatkan Wanita sebagai Kurir Sabu
A A A
TANGERANG - Petugas gabungan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, kembali menggagalkan penyelundupan sabu jaringan Nigeria, ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jelekong Bandung, Jawa Barat.

Sebelumnya, petugas gabungan dari Polda Metro Jaya juga berhasil menggagalkan penyelundupan sabu jaringan Taiwan yang dikendalikan narapidana kasus narkoba dari Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur.

Dalam aksinya, jaringan sabu asal Nigeria ini memanfaatkan seorang wanita berkebangsaan Indonesia berinisial R, sebagai perantara. R direkrut bandar sabu asal Nigeria berinisial OJ yang saat ini berada di Malaysia.

Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soetta Erwin Situmorang mengatakan, melalui perkenalan itu, R kemudian dimintai alamat rumahnya untuk pengiriman paket sepatu yang berisi sabu seberat 91 gram.

"Paket sepatu berisi sabu dikirim melalui Perusahaan Jasa Titipan (PJT), dan dibawa oleh seorang dari luar negeri, pada 13 Maret 2017," kata Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soetta Erwin Situmorang, di Tangerang, Kamis (6/4/2017).

Petugas yang curiga kemudian melakukan pemeriksaan. Hasilnya, ditemukan dua plastik warna hitam berisi sabu seberat 91 gram yang disembunyikan di dalam sol sepatu. Polisi lalu mendatangi alamat tujuan dan mengamankan R di rumahnya.

Kepada petugas, R mengaku, paket sepatu berisi sabu itu bukan untuk dirinya. Dia hanya dititipi untuk kemudian diserahkan kepada dua orang suruhan OJ yang sudah menunggunya di salah satu mal di Jakarta.

"Dari pengembangan itu, kami menangkap dua orang pria berinisial H dan AT. Mereka ternyata orang suruhan F, warga Nigeria. F merupakan narapidana kasus narkoba di Lapas Jelekong Bandung," ungkapnya.

Polisi lalu melakukan pengembangan lagi terhadap H dan AT. Dari informasi keduanya, polisi kembali mengamankan dua orang warga Nigeria berinisial B dan U di sebuah apartemen, di Jakarta. Kedua orang inilah yang memesan sabu ke OJ.

"Jadi F memesan sabu kepada dua orang temannya B dan U. Mereka inilah yang kemudian memesan sabu kepada OJ di Malaysia. Kami masih mengembangkan jaringan ini," ungkapnya.

Dia mengimbau, masyarakat agar tidak mudah percaya dengan orang asing yang tidak dikenalnya di jejaring sosial. Apalagi kalau orang itu ingin menitipkan barang agar dikirimkan kepada alamat temannya.

"Jika ada orang asing yang mengenalkan diri kepada orang di Indonesia dan dia menitipkan barang untuk dikirimkan ke alamat temannya. Berarti ada sesuatu yang salah. Jangan percaya," imbuhnya.

Meski demikian, R tetap ditindak oleh polisi dan dikenakan pasal yang sama dengan para tersangka pengedar narkoba dari Nigeria. Karena dianggap mengetahui jaringan tersebut.
(mhd)
Berita Terkait
Bareskrim Polri Bongkar...
Bareskrim Polri Bongkar Pabrik Sabu dan Happy Water di Kota Semarang
Sedang Tunggu Pelanggan...
Sedang Tunggu Pelanggan Beli Sabu, Petani di Muratara Diciduk Polisi
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Gagalkan Peredaran 33,9 Kg Sabu di Surabaya
Jadi Bandar Narkoba,...
Jadi Bandar Narkoba, Jenderal Ambruk Ditembak Sat Resnarkoba Polres Tebo
Pamer Sabu, Atim Diringkus...
Pamer Sabu, Atim Diringkus Tekab Polsek Dolok Masihul
Polisi Amankan Pria...
Polisi Amankan Pria di Jakut Jual Sabu, Profesi Pelaku Marbut Masjid
Berita Terkini
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
10 menit yang lalu
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
10 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
11 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
17 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
18 jam yang lalu
Infografis
Rusia Tolak Gencatan...
Rusia Tolak Gencatan Senjata sebagai Solusi Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved