KCJ Akan Ubah Loop Line Bekasi Mulai 1 April
Selasa, 28 Maret 2017 - 18:07 WIB
KCJ Akan Ubah Loop Line Bekasi Mulai 1 April
A
A
A
JAKARTA - Demi mengurangi kepadatan lintas kereta api di kawasan Stasiun Manggarai, Commuter Line lintas Bekasi - Jakarta Kota bakal di ubah per 1 April mendatang.
Senior Manager Coorporate Communication PT KCJ, Eva Chairunissa membenarkan akan hal itu. Menurutnya saat ini pihaknya telah merampungkan akan hal itu, termasuk memastikan berapa jumlah kereta yang akan tidak melintas.
"Intinya untuk mengurangi kepadatan di Stasiun Manggarai, makanya kita ubah loop line-nya," tutur Eva ketika di konfirmasi, Selasa (28/3/2017).
Sebelumnya wacana akan pemutusan Stasiun Manggarai oleh KRL Bekasi pernah tercetus saat bulan awal tahun ini. Kala itu, Vice President Coorporate Communication PT KAI, Agus Komaruddin mengatakan akan membatasi lalu lintas kereta di Manggarai.
Kondisi ini tak lepas karena akan adanya perbaikan di kawasan Manggarai. Untuk mempercepat dan cepat melayani kawasan itu, Agus mengungkapkan pihaknya terpaksa mengubah loopline di manggarai.
Eva sendiri belum memperinci jumlah rangkaian perjalanan dari Stasiun Bekasi ke Jakarta Kota yang nantinya akan dihapus. Sebab, keputusan tersebut masih bersifat koordinasi dengan pihak Daop 1 selaku pemilik jalur.
"Itulah yang menjadikan kami kemudian belum menyosialisasikan hal itu di beberapa stasiun," tutur Eva.
Namun demikian Eva memastikan keputusan itu telah bersifat final dan akan diterapkan pada 1 April mendatang. "Nanti kamis kita umumkan kepada semuanya, temasuk media," ucap Eva.
Saat ini berdasarkan Gapeka 2017, loop line dari Stasiun Bekasi ke Jakarta kota setiap harinya berjumlah 153 perjalanan. Loop line Bekasi sendiri menyumbang lebih dari 30 persen penumpang kepadatan Commuter di Jabodetabek. Jumlah ini dibawah penumpang loop line Bogor sebanyak 40 persen.
Senior Manager Coorporate Communication Daop 1 PT KAI, Suprapto mengatakan upaya penurunan jumlah kepadatan di Manggarai terus dilakukan pihaknya. Pembangunan di kawasan itu menjadi alasan untuk mengurangi kepadatan.
Setiap harinya, kata Suprapto ada 800 perjalanan kereta melintas mulai dari Commuter Line, Kereta Jarak Jauh, dan Kereta Angkutan Barang. "Kalau jarak jauh, kita sudah tekan untuk tidak melintas saat siang hari," katanya.
Senior Manager Coorporate Communication PT KCJ, Eva Chairunissa membenarkan akan hal itu. Menurutnya saat ini pihaknya telah merampungkan akan hal itu, termasuk memastikan berapa jumlah kereta yang akan tidak melintas.
"Intinya untuk mengurangi kepadatan di Stasiun Manggarai, makanya kita ubah loop line-nya," tutur Eva ketika di konfirmasi, Selasa (28/3/2017).
Sebelumnya wacana akan pemutusan Stasiun Manggarai oleh KRL Bekasi pernah tercetus saat bulan awal tahun ini. Kala itu, Vice President Coorporate Communication PT KAI, Agus Komaruddin mengatakan akan membatasi lalu lintas kereta di Manggarai.
Kondisi ini tak lepas karena akan adanya perbaikan di kawasan Manggarai. Untuk mempercepat dan cepat melayani kawasan itu, Agus mengungkapkan pihaknya terpaksa mengubah loopline di manggarai.
Eva sendiri belum memperinci jumlah rangkaian perjalanan dari Stasiun Bekasi ke Jakarta Kota yang nantinya akan dihapus. Sebab, keputusan tersebut masih bersifat koordinasi dengan pihak Daop 1 selaku pemilik jalur.
"Itulah yang menjadikan kami kemudian belum menyosialisasikan hal itu di beberapa stasiun," tutur Eva.
Namun demikian Eva memastikan keputusan itu telah bersifat final dan akan diterapkan pada 1 April mendatang. "Nanti kamis kita umumkan kepada semuanya, temasuk media," ucap Eva.
Saat ini berdasarkan Gapeka 2017, loop line dari Stasiun Bekasi ke Jakarta kota setiap harinya berjumlah 153 perjalanan. Loop line Bekasi sendiri menyumbang lebih dari 30 persen penumpang kepadatan Commuter di Jabodetabek. Jumlah ini dibawah penumpang loop line Bogor sebanyak 40 persen.
Senior Manager Coorporate Communication Daop 1 PT KAI, Suprapto mengatakan upaya penurunan jumlah kepadatan di Manggarai terus dilakukan pihaknya. Pembangunan di kawasan itu menjadi alasan untuk mengurangi kepadatan.
Setiap harinya, kata Suprapto ada 800 perjalanan kereta melintas mulai dari Commuter Line, Kereta Jarak Jauh, dan Kereta Angkutan Barang. "Kalau jarak jauh, kita sudah tekan untuk tidak melintas saat siang hari," katanya.
(ysw)