Peternak Babi Mulai Khawatir Hewan Ternaknya Terjangkit MSS

Selasa, 14 Maret 2017 - 16:48 WIB
Peternak Babi Mulai...
Peternak Babi Mulai Khawatir Hewan Ternaknya Terjangkit MSS
A A A
DENPASAR - Para peternak babi mulai ketar-ketir terkait merebaknya penyakit Meningitis Streptococcus Suis (MSS) yang disebabkan bakteri pada daging babi. Karena dikhawatirkan bisa membuat usaha peternakan gulung tikar.

Seperti diketahui bahwa penyakit ini ditularkan dari daging babi, yang merupakan makanan khas Pulau Dewata. Penularan penyakit ini dari bakteri pada darah babi, atau dagingnya yang tidak dimasak dengan matang, biasanya terdapat pada makanan lawar atau komoh.

Sekretaris Gabungan Usaha Peternak Babi Indonesia (Gupbi) Bali, Sujendra mengatakan penyakit ini memang telah ada sejak dahulu, hanya saja tidak tenar seperti saat ini.

“Memang kan kalau sudah berbicara tentang hewan, pasti ada penyakitnya, seperti anthrax, flu burung, dan sebagainya. Pola masak atau pengolahan daging babi menjadi pintu masuk penyakit ini," ungkapnya saat dihubungi via telepon, Selasa (14/3/2017).

Pihaknya mengaku akan bersama seluruh jajaran Gupbi akan berkunjung ke Dinas Peternakan Provinsi Bali pada Rabu 15 Maret 2017 untuk membicarakan persoalan tersebut.Menurutnya, adanya penyakit ini tidak hanya merugikan masyarakat, tapi juga merugikan peternak babi.

"Rata-rata peternak babi di Bali kebanyakan dari kalangan menengah ke bawah. Kalau adanya hal tersebut nantinya mempengaruhi usaha ternak mereka pasti kami akan terpukul," ujarnya.

Dia menjelaskan, saat ini harga daging babi hidup di pasaran masih stabil antara Rp26 ribu hingga Rp27 ribu per kilogram. Sementara untuk harga daging babi potong masih berkisar Rp55 ribu per kilogram .

Pihaknya berharap kepada pemerintah mulai mencari solusi terkait hal tersebut. “Harapan kami setelah menghadap nanti, bisa ada solusi. Apakah dengan penyuluhan atau sosialisasi kepada peternak dan sebagainya agar usaha kami tidak gulung tikar," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
5 Makanan Paling Berbahaya...
5 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 4 Lebih Beracun dari Sianida
Ini Bagian Tubuh Ular...
Ini Bagian Tubuh Ular yang Bisa Dikonsumsi Manusia
Ratusan Kilogram Makanan...
Ratusan Kilogram Makanan Berpengawet Mayat Dimusnahkan
Cegah Peredaran Makanan...
Cegah Peredaran Makanan Berbahaya, BPOM Sulbar Periksa Sampel Takjil
BPOM Tarik Peredaran...
BPOM Tarik Peredaran Es Krim Haagen-Dazs dari Pasaran
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
31 menit yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved