PKL Resmi Kota Tua Diusir Berjualan dari Tempat Resmi

Rabu, 08 Maret 2017 - 02:30 WIB
PKL Resmi Kota Tua Diusir...
PKL Resmi Kota Tua Diusir Berjualan dari Tempat Resmi
A A A
JAKARTA - Kondisi PKL resmi di Kawasan Kota Tua semakin memprihatinkan. Selain harus kehilangan sejumlah pelanggan karena mendapatkan tempat sepi, para PKL resmi juga harus diusir.

Kondisi ini, membuat nasib PKL semakin terkatung-katung. Mereka dipaksa membaur dengan PKL liar, menjadikan ancaman mereka tak bisa berdagang.

"Tanpa SK kami dipaksa keluar belum ada jaminan dari pihak Dinas UMKM terhadap kami," kata Panglima PKL Kota Tua Budi (40) di lokasi Jalan Cengkeh, Pinangsia, Jakarta Barat, Selasa, 7 Maret 2017.

Padahal sebelumnya, lanjut Budi, PKL di Jalan Cengkeh dijanjikan untuk dilakukan pembinaan. Mereka nantinya akan ditempatkan dengan kondisi sangat layak, seperti pusat PKL di Singapura. Tempat itupun nantinya akan diisi pergelaran seni demi menarik minat pengunjung.

Pantauan di lokasi saat ini pembangan di kawasan mulai dilakukan, beberapa seng melingkar pun terlihat di kawasan itu. Kondisi itu membuat beberapa pedagang mulai diusir. Hanya saja untuk pemindahan itu tanpa dilakukan koordinasi terlenbih dahulu.

"Tiba tiba aja mereka pasang seng kemudian memindahkan kami," tutur Budi. Pedagang lainnya Cobra (69) menuturkan, PKL diusir tanpa diberikan tempat relokasi.

"Kecewa, kami tidak jelas di tempatkan dimana padahal kami kan pedagang binaan," ujarnya. Hatta ketakutan, langkah kontraktor semacam ini hanya menjadikan dirinya seperti PKL liar.

Para pedagang dipaksa membaur dengan alasan pembangunan.
"Kontraktor payah, tak bertanggung jawab," tuturnya.

Sekedar informasi, saat ini dari 382 pedagang yang terdata di Jalan Cengkeh, hanya 272 yang menempati lapak. Sisanya mereka dibiarkan bernasib tak jelas setelah ditolak keberadaanya oleh Dinas UMKM.

Kepala Dinas UMKM DKI Jakarta Irwandi menyayangkan dengan sikap kontraktor semacam ini. Irwandi melihat kondisi ini tak lepas dari kontraktor yang enggan melakukan komunikasi, termasuk membiarkan PKL semakin tak jelas nasibnya.

Meski begitu Irwandi berjanji bertanggung jawab mengenai masalah ini. Dirinya menegaskan pembangunan sendiri akan dipercepat selama kurun waktu tiga bulan agar pedagang dapat kembali ke Jalan Cengkeh.

"Mau gimana lagi, kita saja kaget mereka seperti itu. Tiba tiba membangun," tuturnya.
(whb)
Berita Terkait
Satpol PP Lakukan Pembersihan...
Satpol PP Lakukan Pembersihan PKL dari Kawasan Kota Tua
Cegah PKL, 120 Personel...
Cegah PKL, 120 Personel Satpol PP Berjaga di Kawasan Kota Tua Setiap Hari
Mulai 1 Agustus, Pemkot...
Mulai 1 Agustus, Pemkot Jakbar Pastikan Tak Ada PKL Berkeliaran di Kota Tua
Ratusan PKL Kota Tua...
Ratusan PKL Kota Tua Direlokasi ke Dua Lokasi Binaan
Cegah PKL Muncul Lagi,...
Cegah PKL Muncul Lagi, 250 Personel Satpol PP Berjaga di Kota Tua Setiap Hari
Antisipasi PKL, Pemkot...
Antisipasi PKL, Pemkot Jakbar Tingkatkan Pengawasan di Kota Tua
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
1 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
5 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
6 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
6 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
6 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved