Tegur Tiga Perampok yang Bertengkar, Ahmad Terkapar Ditembak
Selasa, 07 Maret 2017 - 18:27 WIB
Tegur Tiga Perampok yang Bertengkar, Ahmad Terkapar Ditembak
A
A
A
BOGOR - Nasih apes dialami Ahmad (36) warga Kampung Dayeuh, Desa Mampir, Cileungsi, Kabupaten Bogor, ini menderita luka tembak di perut. Korban ditembak tiga perampok yang bertengkar di depan rumahnya pada Senin, 6 Maret 2017 kemarin.
Kapolsek Cileungsi Kompol Jaka Mulyana mengatakan, saat itu korban hendak menunaikan salat Magrib dan terganggu dengan pertengkaran tiga lelaki di depan rumah. Korban pun menegur dan melerai pertengkaran tersebut.
"Niat baik korban ini justru dibalas salah seorang pria tersebut dengan melepaskan tembakan ke perut korban," kata Jaka kepada wartawan, Selasa (7/3/2017). Korban pun terkapar setelah ditembak dari jarak 10 meter menggunakan airsoft gun milik pelaku.
Usai menembak korban, para pelaku bergegas kabur dan meninggalkan mobil dengan nopol B 3756 SKI. Oleh warga setempat, korban dibawa ke RSUD Cileungsi guna mendapatkan perawatan.
Jaka menuturkan, petugas yang datang dan memeriksa mobil milik para pelaku menemukan sejumlah barang bukti yang diperkirakan dipergunakan para pelaku untuk melakukan aksi kejahatan seperti, brankas kosong, linggis, alat las, martir dan sejumlah barang bukti lainnya. "Setelah peristiwa penembakan ini, sejumlah anggota Polres Karawang mendatangi Polsek Cileungsi dan memberitahu tengah memburu tiga perampok yang beraksi di Karawang," ujarnya.
Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika menambahkan, hingga kini kasus penembakan itu diduga dipicu karena kawanan perampok itu merasa terganggu dan tidak terima ditegur korban saat bertengkar di pinggir jalan. "Memang benar para pelaku ini adalah buronan Polres Karawang yang saat itu sedang melakukan pengembangan kasus perampokan beberapa waktu lalu. Jadi mobil dan barang bukti lainnya sudah kita serahkan ke Polres Karawang," ujar Dicky.
Dicky mengungkapkan, para pelaku ini merupakan tiga dari empat pelaku yang sempat melakukan aksi perampkan di salah satu tempat di Karawang. "Satu dari empat pelaku sudah ditangkap sebelumnya. Nah, tiga pelaku ini merupakan buronan yang jadi target operasi Polres Karawang sejak empat hari lalu," ucapnya.
Kapolsek Cileungsi Kompol Jaka Mulyana mengatakan, saat itu korban hendak menunaikan salat Magrib dan terganggu dengan pertengkaran tiga lelaki di depan rumah. Korban pun menegur dan melerai pertengkaran tersebut.
"Niat baik korban ini justru dibalas salah seorang pria tersebut dengan melepaskan tembakan ke perut korban," kata Jaka kepada wartawan, Selasa (7/3/2017). Korban pun terkapar setelah ditembak dari jarak 10 meter menggunakan airsoft gun milik pelaku.
Usai menembak korban, para pelaku bergegas kabur dan meninggalkan mobil dengan nopol B 3756 SKI. Oleh warga setempat, korban dibawa ke RSUD Cileungsi guna mendapatkan perawatan.
Jaka menuturkan, petugas yang datang dan memeriksa mobil milik para pelaku menemukan sejumlah barang bukti yang diperkirakan dipergunakan para pelaku untuk melakukan aksi kejahatan seperti, brankas kosong, linggis, alat las, martir dan sejumlah barang bukti lainnya. "Setelah peristiwa penembakan ini, sejumlah anggota Polres Karawang mendatangi Polsek Cileungsi dan memberitahu tengah memburu tiga perampok yang beraksi di Karawang," ujarnya.
Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika menambahkan, hingga kini kasus penembakan itu diduga dipicu karena kawanan perampok itu merasa terganggu dan tidak terima ditegur korban saat bertengkar di pinggir jalan. "Memang benar para pelaku ini adalah buronan Polres Karawang yang saat itu sedang melakukan pengembangan kasus perampokan beberapa waktu lalu. Jadi mobil dan barang bukti lainnya sudah kita serahkan ke Polres Karawang," ujar Dicky.
Dicky mengungkapkan, para pelaku ini merupakan tiga dari empat pelaku yang sempat melakukan aksi perampkan di salah satu tempat di Karawang. "Satu dari empat pelaku sudah ditangkap sebelumnya. Nah, tiga pelaku ini merupakan buronan yang jadi target operasi Polres Karawang sejak empat hari lalu," ucapnya.
(whb)