Solusi Mengatasi Banjir Pasuruan Ada di Politik Anggaran

Minggu, 05 Maret 2017 - 19:11 WIB
Solusi Mengatasi Banjir...
Solusi Mengatasi Banjir Pasuruan Ada di Politik Anggaran
A A A
PASURUAN - Akhir-akhir ini Pasuruan, Jawa Timur sering dilanda banjir. Menyikapi hal tersebut digelar sarasehan ”Upaya Penanggulangan dan Pencegahan Banjir di Pasuruan” di Gedung Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS), Pasuruan, Minggu (5/3/2017).

Hadir pada sarasehan tersebut, antara lain Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakkin, dan Ketua MUI Kabupaten Pasuruan KH Nurul Huda.

Anggota Fraksi Golkar DPR M Misbakhun yang hadir sebagai narasumber mengatakan, problem banjir di Pasuruan harus diatasi secara komprehensif dari hulu sampai dengan hilir. Namun, menurutnya, selama ini kendala yang dihadapi dalam proses tersebut adalah pada ranah anggaran.

Hal ini karena semua sungai besar dan kawasan hutan tidak berada dalam wewenang Pemkab Pasuruan. ”Saya mengapresiasi langkah pengurus IASS dalam mengumpulkan seluruh elemen strategis di Pasuruan sebagai langkah mencari solusi bersama dalam mengatasi banjir,” kata Misbakhun dalam rilis yang diterima SINDOnews, inggu (5/3/2017).

Menurut Misbakhun, solusi mengatasi banjir ada pada politik anggaran. Pemerintah kabupaten harus menyiapkan konsep penanggulangan banjir melalui Musrenbang. ”Saya akan siap memperjuangkannya di APBN,” kata pria kelahiran Pasuruan itu.

Forum terkait penanganan banjir sungguh menarik. Misbakhun menjelaskan soal kewenangan secara kelembagaan antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pemerintah pusat terkait bagaimana mencari solusi konkret dan permanen secara jangka pendek serta panjang masalah banjir ini.

”Apa yang dilakukan Gus Irsyad (bupati Pasuruan) tinggal kita perkuat dari sisi dukungan politik anggaran di DPR. Ini bagian dari komitmen kami mendukung pemerintah dari pusat sampai daerah,” kata Misbakhun.

Bagi Misbakhun, forum ini tidak tepat jika digunakan sebagai forum saling menyalahkan. ”Forum ini harus menjadi media mencari solusi yang konkret, baik dari jenjang kabupaten, provinsi, dan pusat,” ujarnya.
(poe)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
47 menit yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
1 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
1 jam yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
1 jam yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
2 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved