Aher Janji Bangun Tembok dan Rumah yang Rusak Diterjang Banjir Bogor

Selasa, 28 Februari 2017 - 17:43 WIB
Aher Janji Bangun Tembok...
Aher Janji Bangun Tembok dan Rumah yang Rusak Diterjang Banjir Bogor
A A A
BOGOR - Pemprov Jawa Barat akan kembali membangun tembok dan rumah yang hancur akibat banjir bandang di Budi Agung, Kelurahan Sukaresmi, Tanah Sareal, Kota Bogor.

"Sudah saya lihat dampak bencana dan rumah korban. Kita sampaikan belasungkawa, saya sudah serahkan bantuan ala kadarnya dari pemerintah kelanjutannya tentu kita terus melakukan mitigasi bencana," ungkap Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan disela-sela kunjungan di lokasi jebolnya tembok pembatas kebun dengan area parkir SMAN2 Kota Bogor setelah diterjang banjir bandang, Selasa (28/2/2017).

Pria yang akrab disapa Aher ini juga sempat mendatangi rumah Anita Fauzah Fitria (28) dan Dziah Mahera Dzikra (4) korban meninggal dunia, yang lokasinya berada di belakang sekolah. Menurut Aher, tembok yang jebol itu tidak didesain untuk menahan derasnya aliran air.

Aher menuturkan, tembok tersebut hanya berfungsi sebagai penahan juga pembatas antara kebun jambu dengan area lapangan olahraga SMAN 2 Kota Bogor. Aher memastikan segera membangun rumah dan tembok yang jebol dihantam derasnya banjir bandang.

"Semua jenis pembangunan baik didanai APBN dan APBD Provinsi dan Kota harus melalui proses," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jajat Sudrajat mengucapkan duka cita untuk korban banjir. Dia mengatakan pemerintah mengalokasikan Rp32 miliar untuk bencana tidak terduga.

"Pertama, turut berduka atas jatuhnya korban, kedua, mari kita bersama kembali membangun, ketiga, kita harus mulai bergerak, kita juga ada 32 miliar untuk hal tidak terduga, bantuan sosial, termasuk yang tidak direncanakan," katanya.

Bahkan yang terpenting dari kejadian ini lanjut dia perlu adanya evaluasi pembangunan infrastruktur secara menyeluruh di Kota Bogor. Khususnya infrastruktur jalan dan pemukiman itu harus berbarengan dengan jaringan drainase.

“Musibah ini disinyalir tak terlepas dari efek drainase yang tidak lancar. Selain itu, pembangunan di Jalan Sholeh Iskandar yang berstatus jalan nasional juga banyak pembangunan dan kiat pesat. Karenanya, antara pusat dan daerah harus saling sinergi,” tegasnya.
(whb)
Berita Terkait
Berlakukan Ganjil Genap...
Berlakukan Ganjil Genap Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
PPKM Darurat, Kebun...
PPKM Darurat, Kebun Raya Bogor Ditutup Hingga 20 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemkot...
Darurat Covid-19, Pemkot Bogor Terapkan WFH 100 Persen
Kota Bogor Terapkan...
Kota Bogor Terapkan Ganjil-Genap, Ini 11 Titik Lokasi Check Point
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Banjir Rendam Sejumlah...
Banjir Rendam Sejumlah Jalan, DPRD Minta Pemkot Bogor Evaluasi Sistem Drainase
Berita Terkini
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
55 menit yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
1 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
1 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
2 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
3 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
4 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved