Alasan Yusril Bersedia Jadi Saksi Ahli Kasus Habib Rizieq

Sabtu, 25 Februari 2017 - 06:21 WIB
Alasan Yusril Bersedia...
Alasan Yusril Bersedia Jadi Saksi Ahli Kasus Habib Rizieq
A A A
JAKARTA - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra bersedia menjadi saksi ahli kasus dugaan penodaan Pancasila dengan tersangka pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Yusri siap menjadi saksi ahli atas permintaan Rizieq. Kasus tersebut kini sedang dalam penyidikan Polda Jawa Barat. "Saya diminta jadi ahli atau saksi yang menguntungkan bagi tersangka Pak Habib Rizieq," kata Yusril di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat 24 Februari 2017.

Yusril mengatakan alasannya menerima permintaan yang disampaikan kuasa hukum Rizieq ini karena kasus tersebut sesuai dengan bidang keilmuan yang dikuasainya.

Adapun bidang keilmuan yang dimaksud Yusril, yakni perdebatan perumusan dasar negara, baik yang terjadi di bulan Juni tahun 1945 maupun Agustus tahun 1945.

"Dahulu saya mengajar mata kuliah ketatanegaraan. Jadi saya paham masalah ini. Saya bisa menjernihkan persoalan ini," ucap Yusril. (Baca Juga: Bentrok Pecah Usai Pemeriksaan Habib Rizieq, Mobil FPI Dirusak )

Alasan lainnya, lanjut Yusril, pendapat Rizieq terkait Pancasila merupakan bagian dari kebebasan di mimbar akademik.

Rizieq menulis tesis tentang Pancasila untuk memperoleh gelar master dj Universitas Kebangsaan, Malaysia.

Yusril menilai, pendapat Rizieq yang dituangkan ke dalam tesis tidak bisa dipidanakan. Tesis yang ditulis Rizieq, kata dia, hanya bisa dibantah dengan tesis.

"Apalagi kalau dia menulis tesis di Malaysia kemudian ditulis dalam bahasa melayu dan dipertahankan di Malaysia. Locus delicti-nya ada di mana? Kan jadi masalah juga," ucap Yusril.

Yusril berharap melalui keterangannya nanti, tuduhan penghinaan Pancasila yang dilaporkan oleh Sukmawati Sukarnoputri menjadi terang benderang sekaligus menjadi pertimbangan polisi dalam melakukan gelar perkara kasus ini.

"Kalau tidak cukup bukti ya kasusnya bisa dihentikan," ucap Yusril.
(dam)
Berita Terkait
AD ART Front Persaudaraan...
AD ART Front Persaudaraan Islam Beda Dikit dengan FPI
Deklarasi Front Persatuan...
Deklarasi Front Persatuan Islam (FPI) Ciamis dan Bandung Diiringi Teriakan Takbir
Perubahan Nama FPI Baru...
Perubahan Nama FPI Baru Dinilai Tetap Perlu Diawasi Pemerintah
Habib Rizieq Sudah Restui...
Habib Rizieq Sudah Restui Front Persaudaraan Islam
Dapatkah FPI Bertransformasi...
Dapatkah FPI Bertransformasi Menjadi Front Persatuan Islam?
FPI Akan Menjadi Front...
FPI Akan Menjadi Front Pemersatu Islam?
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
7 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
7 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
9 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
9 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
9 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
9 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved