500 Napi-Sipir di Depok Dites Urine, Terbukti Langsung Ditindak Tegas
Senin, 20 Februari 2017 - 19:18 WIB
500 Napi-Sipir di Depok Dites Urine, Terbukti Langsung Ditindak Tegas
A
A
A
DEPOK - Kepala Rumah Tahanan Depok Sohibur Rachman pagi tadi menggelar ikrar perang terhadap narkotik. Ikrar diikuti 500 narapidana dan sipir. Setelah itu digelar lomba futsal bagi narapidana.
Untuk upaya pencegahan, pihaknya juga melaksanakan tes urine. Seluruh sipir dan Karutan ikut tes urine. "Tidak hanya narapidana namun para staf rutan juga kita ikrarkan anti narkoba. Tes urine juga diikuti seluruh petugas di sini," kata Sohibur, Senin (20/2/2017).
Pihaknya menegaskan, perang terhadap narkotik. Sehingga dilakukan pengawasan ketat terhadap seluruh penghuni dan sipir. Dari hasil tes, diketahui tidak ada petugas yang terindikasi. "Tes urine bekerjasama dengan BNNK Depok sebagai upaya antisipasi penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.
Dikatakan, tes urine dilakukan dadakan. Dan nantinya akan dilakukan sewaktu-waktu tanpa jadwal. "Tes urine ini sudah dilakukan dua kali dalam rutan. Kita akan menindak tegas petugas yang terlibat dalam peredaran narkotik," tukasnya.
Sementara itu, Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyaraklat BNN Kota Depok, Sunarto menambahkan, hasil tes urine ini bisa diketahui langsung. Dalam waktu lima menit sudah diketahui hasilnya. "Lima menit langsung ketahuan. Kalau ada yang terindikasi nanti didalami ke labororium," katanya.
Untuk upaya pencegahan, pihaknya juga melaksanakan tes urine. Seluruh sipir dan Karutan ikut tes urine. "Tidak hanya narapidana namun para staf rutan juga kita ikrarkan anti narkoba. Tes urine juga diikuti seluruh petugas di sini," kata Sohibur, Senin (20/2/2017).
Pihaknya menegaskan, perang terhadap narkotik. Sehingga dilakukan pengawasan ketat terhadap seluruh penghuni dan sipir. Dari hasil tes, diketahui tidak ada petugas yang terindikasi. "Tes urine bekerjasama dengan BNNK Depok sebagai upaya antisipasi penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.
Dikatakan, tes urine dilakukan dadakan. Dan nantinya akan dilakukan sewaktu-waktu tanpa jadwal. "Tes urine ini sudah dilakukan dua kali dalam rutan. Kita akan menindak tegas petugas yang terlibat dalam peredaran narkotik," tukasnya.
Sementara itu, Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyaraklat BNN Kota Depok, Sunarto menambahkan, hasil tes urine ini bisa diketahui langsung. Dalam waktu lima menit sudah diketahui hasilnya. "Lima menit langsung ketahuan. Kalau ada yang terindikasi nanti didalami ke labororium," katanya.
(pur)