20% Gedung SD Negeri di Kota Bogor Rusak

Rabu, 15 Februari 2017 - 03:14 WIB
20% Gedung SD Negeri...
20% Gedung SD Negeri di Kota Bogor Rusak
A A A
BOGOR - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor mencatat sebanyak 20% gedung sekolah di Kota Bogor dalam kondisi rusak ringan, sedang dan berat. Pemkot Bogor telah mengalokasikan anggaran Rp26 miliar untuk perbaikan gedung sekolah rusak tersebut.

Sekretaris Disdik Kota Bogor Fahrudin mengatakan, jumlah gedung SD di Kota Bogor saat ini mencapai 253 gedung."Dari jumlah tersebut 20% atau sebanyak 50 gedung dalam kondisi rusak ringan, sedang dan berat.

"Pada 2016 ini sebanyak 30 gedung SD yang rusak akan diperbaiki," kata Fahrudin saat mendampingi Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau kondisi terakhir ruangan roboh di SD Negeri Pakuan 2 pada Selasa, 14 Februari 2017 kemarin.

Menurut Fahrudin, pada APBD 2017 ini dialokasikan anggaran Rp26 miliar untuk perbaikan sekolah rusak. Dari 30 unit SD yang akan diperbaiki, lanjut Fahrudin, tidak semuanya direvitaliasasi, karena masing-masing akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisinya.

"Sebanyak 15 SD di antaranya akan direvitalisasi, empat SD direstorasi, lima SD direhabilitasi dan enam SD melaksanakan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB). Bangunan SD yang direstorasi merupakan bangunan sekolah cagar budaya seperti SD Pengadilan,” jelas Fahrudin.

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya menuturkan, lapuknya kayu kuda-kuda akibat dimakan rayap menjadi salah satu faktor penyebab robohnya atap ruangan tersebut SDN Pakuan 2. Dibanyak tempat keberadaan rayap jika tidak diperiksa, bisa mengakibatkan kondisi kayu memburuk. Kayunya keropos dan itu mempengaruhi kondisi kuda-kuda atap.

“Apalagi ditambah keadaan cuaca yang ekstrim dengan curah hujan tinggi dan kencangnya angin,” ujarnya. Untuk menghindari kejadian serupa, Bima menginstruksikan Dinas Pendidikan memeriksa kondisi bangunan SD-SD lainnya di Kota Bogor.

Khusus untuk SD Negeri Pakuan 2, pada tahun 2017 SD ini memang sudah masuk daftar sekolah yang akan direvitalisasi. Itu sebabnya usai dicek, nantinya desain bangunan akan disesuaikan.SD Negeri Pakuan 2 terakhir dibangun tahun 2003. Ruangan yang roboh dibangun 3 tahun setelahnya. Saat ini jumlah siswa tercatat lebih dari 500 orang.
(whb)
Berita Terkait
Berlakukan Ganjil Genap...
Berlakukan Ganjil Genap Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
PPKM Darurat, Kebun...
PPKM Darurat, Kebun Raya Bogor Ditutup Hingga 20 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemkot...
Darurat Covid-19, Pemkot Bogor Terapkan WFH 100 Persen
Pemkot Bogor Buka Hotline...
Pemkot Bogor Buka Hotline Penanganan Jenazah Corona
Kota Bogor Terapkan...
Kota Bogor Terapkan Ganjil-Genap, Ini 11 Titik Lokasi Check Point
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
19 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
35 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
1 jam yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
2 jam yang lalu
Infografis
10 Kota Terkotor di...
10 Kota Terkotor di Dunia 2024, Enam di Antaranya di India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved