Birokrasi Harus Transparan, Agus: Saya Mengadopsi Sistem di Militer
Jum'at, 27 Januari 2017 - 20:33 WIB
Birokrasi Harus Transparan, Agus: Saya Mengadopsi Sistem di Militer
A
A
A
JAKARTA - Calon Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai, birokrasi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kurang baik. Karena, birokrasi di DKI Jakarta saat ini masih ada intervensi.
"Birokrasi harus transparan, kredibilitas, kapasitas, dan akuntabilitas. Selain itu, birokrasi harus baik untuk melayani masyarakat Jakarta," kata Agus dalam debat cagub kedua di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2017).
Dia juga mengakui, permasalahan di Jakarta begitu banyak dan kompleks. Oleh maka itu, kata dia, dirinya akan meniru sistem birokrasi yang ada di TNI. Pria yang juga pernah mengabdi di TNI selama belasan tahun itu cukup untuk bekal memimpin Jakarta.
"Saya akan mengadopsi birokrasi yang ada di militer. Itu modal saya di militer," kata putra sulung Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.
Di Tempat yang sama, Cawagub nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat mengaku, pihaknya sudah melakukan tugas melayani masyarakat dengan baik. "Kami sudah melayani masyarakat dari dalam kandungan, melahirkan (di dunia) hingga meninggal dunia," katanya.
"Birokrasi harus transparan, kredibilitas, kapasitas, dan akuntabilitas. Selain itu, birokrasi harus baik untuk melayani masyarakat Jakarta," kata Agus dalam debat cagub kedua di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2017).
Dia juga mengakui, permasalahan di Jakarta begitu banyak dan kompleks. Oleh maka itu, kata dia, dirinya akan meniru sistem birokrasi yang ada di TNI. Pria yang juga pernah mengabdi di TNI selama belasan tahun itu cukup untuk bekal memimpin Jakarta.
"Saya akan mengadopsi birokrasi yang ada di militer. Itu modal saya di militer," kata putra sulung Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.
Di Tempat yang sama, Cawagub nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat mengaku, pihaknya sudah melakukan tugas melayani masyarakat dengan baik. "Kami sudah melayani masyarakat dari dalam kandungan, melahirkan (di dunia) hingga meninggal dunia," katanya.
(mhd)