Lagi, Banjir Rendam Kabupaten Cirebon

Senin, 23 Januari 2017 - 18:09 WIB
Lagi, Banjir Rendam...
Lagi, Banjir Rendam Kabupaten Cirebon
A A A
CIREBON - Lebih dari 1.000 rumah di tiga desa di Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, terendam banjir. Namun, warga memilih bertahan di rumah masing-masing.

Berdasarkan informasi, ketiga desa yang terendam banjir masing-masing Grogol, Wanakaya, dan Astana, dengan ketinggian terparah lebih dari satu meter. Banjir diduga akibat jebolnya tanggul Sungai Condong hingga meluapnya Sungai Bondet yang berada di sekitar ketiga desa.

Banjir terjadi sejak Senin (23/1/2017) dini hari yang diawali di Desa Grogol dan menggenangi dua desa lainnya. Selain rumah, air juga menggenangi ratusan hektare sawah maupun tiga sekolah.

Seorang warga yang juga Ketua RW 02 Desa Wanakaya, Yakub AS mengungkapkan, air mulai memasuki desa tersebut setidaknya mulai pukul 05.00 WIB. Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 10.00 banjir mulai meninggi.

"Airnya datang perlahan-lahan dan terus naik. Awalnya cuma semata kaki, kemudian di sebagian rumah naik menjadi setinggi perut orang dewasa," ungkapnya.

Menurutnya, banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Bondet. Hujan besar yang terus turun beberapa hari terakhir membuat sungai tak mampu menahan volume air hingga akhirnya meluber ke pemukiman dan persawahan.

Dia menyebutkan, musibah ini merupakan kali pertama terjadi sejak banjir terparah di desa tersebut pada 2012. Sekalipun telah menerjang kediaman, lanjutnya, belum ada warga yang mengungsi akibat banjir itu.

"Pada 2012 pernah ada banjir, tapi parah sekali. Sejak itu tak ada banjir, baru sekarang inilah kembali terjadi, tapi tak separah 2012," terangnya.

Sementara, Camat Gunung Jati Kusdiyono menyebutkan, dibanding Desa Grogol dan Astana, kondisi terparah dialami Desa Wanakaya. Sekitar 80% wilayah desa itu terendam banjir.

"Banjir awalnya menerjang Desa Grogol sekitar pukul 01.00, tapi surut pada pagi hari. Hanya, air kemudian masuk ke dua desa lain yakni Wanakaya dan Astana sejak pagi kemarin dan terus meninggi," bebernya.

Banjir disebabkan jebolnya tanggul Sungai Condong yang menerjang Desa Grogol. Jebolnya tanggul membuat Sungai Bondet kelebihan air hingga kemudian meluap dan meluber ke Wanakaya dan Astana. Banjir tertinggi diketahui di Wanakaya dengan ketinggian lebih dari satu meter.

Dia memperkirakan, di Wanakaya, 1.000 rumah, tiga sekolah masing-masing SDN 1 Wanakaya, SDN 2 Wanakaya, dan SDN 3 Wanakaya, serta 200-an hektare sawah, telah terendam banjir. Di Astana, banjir merendam sekitar 500 rumah, sedangkan di Grogol 100-200 rumah ditambah 100-an hektare sawah.

"Selain itu, banjir juga telah menggenangi Markas Koramil Gunung Jati selama sekitar tiga hari terakhir," tambah Kusdiyono, diamini Danramil Gunung Jati Kapten Inf Suminto.
(zik)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
10 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
27 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
44 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
1 jam yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved