Banjir Masih Rendam 700 Rumah Warga Kabupaten Pasuruan

Jum'at, 20 Januari 2017 - 18:19 WIB
Banjir Masih Rendam...
Banjir Masih Rendam 700 Rumah Warga Kabupaten Pasuruan
A A A
PASURUAN - Meski hujan mulai reda, genangan banjir di Desa Kedung Ringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, masih terjadi. Genangan air dengan ketinggian mencapai 40 cm ini masih merendam sekitar 700 rumah warga, akses jalan, serta areal persawahan dan tambak.

Kepala Desa Kedung Ringin Vicky Ariyanto mengungkapkan, genangan banjir ini merendam permukiman warga sejak pekan lalu. Sulitnya air menyusut karena di kawasan tersebut terjadi cekungan yang lebih rendah dibanding muka air Sungai Wrati.

"Dalam kondisi normal, genangan air ini akan menyusut hingga tiga hari mendatang. Namun jika hujan kembali turun, debit air genangan akan bertahan atau meningkat lagi," kata Vicky Ariyanto, Jumat (20/1/2017).

Akibat bencana banjir yang terus terjadi pada musim penghujan, aktivitas perekonomian warga menjadi terganggu. Kerugian material akibat banjir sudah tak terhitung lagi. Pihaknya berharap ada keseriusan dari pemerintah untuk menormalisasi sungai dan meninggikan tanggul pengaman.

"Kami ingin agar normalisasi sungai dan perbaikan tanggul segera dilakukan. Masyarakat tidak pernah tahu, sungai tersebut menjadi kewenangan Pemkab Pasuruan atau Pemprov Jatim yang selama ini saling lempar tanggung jawab. Mereka hanya minta ada tindakan nyata untuk menangani bencana banjir yang terus terjadi," kata Kades Vicky.

Sementara itu, banjir yang terus terjadi selama sepekan terakhir, menggugah kepedulian jajaran Kantor Bea Cukai Pasuruan. Melalui sumbangan yang dikumpulkan dari seluruh pegawai di Kementerian Keuangan, mereka menyalurkan bantuan kepada korban banjir di tiga lokasi.

Bantuan paket sembako di antaranya terdiri dari beras, minyak goreng, mi instan, susu dan biskuit didistribusikan di tiga lokasi yang terendam banjir. Ketiga lokasi tersebut yakni Desa Kedung Ringin, Kecamatan Beji; Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil; dan Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Pasuruan Bier Budi K menyatakan bantuan paket sembako ini merupakan bentuk kepedulian para karyawan di jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Indonesia terhadap masyarakat yang tertimpa bencana alam.
(zik)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
3 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
5 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
6 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
7 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
7 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
7 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved