Diberhentikan Mendadak, Mantan PHL di Jatinegara Protes

Rabu, 18 Januari 2017 - 15:54 WIB
Diberhentikan Mendadak,...
Diberhentikan Mendadak, Mantan PHL di Jatinegara Protes
A A A
JAKARTA - Bermaksud memperjuangkan nasibnya, Suadji bersama 13 orang temannya mendatangi Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat. Sayangnya kedatangan mereka dihadang karena mereka masih menggunakan seragam PHL.

Kepada awak media, Suadji bercerita kalau dirinya dan 13 rekannya telah bekerja sebagai PHL di Jatinegara sejak tahun 2013. Namun yang terjadi pada 3 Januari 2017 yang lalu, kontrak mereka disetop.

"Nilai kami dibilang tidak cukup untuk memenuhi persyaratan. Padahal kami sudah lengkapi semua berkas dan ikut tes urinenya segala macam," kata Suadji, Rabu (18/1/2017).

Kepada wartawan, Suadji bercerita jika ia sudah mengurus perpanjangan kontrak dengan membawa berkas pada tanggal 27 Desember yang lalu. Mulai dari KTP, NPWP hingga biaya sebesar Rp300 ribu untuk tes urinenya pun sudah dikumpulkan.

"Tanggal 31 Desember nama sudah terpampang di board kalau kami lulus. Sudah ada undangan untuk nego gaji juga," kata Suadji yang memakai pakaian lengkap kerjanya.

Bahkan Suadji dan teman-temannya masih bekerja piket malam tahun baru hingga pukul 05.00 WIB. Akan tetapi pada tanggal 3 Januari mereka menemukan namanya tak lolos sebagai PHL tahun ini.

"Sepulang kerja hari Selasa, 3 Januari dikasih tulisan tidak boleh dilanjutkan karena tak lolos," ujar Suadji.

Namun cerita Suadji tidak sampai terdengar di telinga Ahok. Mereka tertahan karena mereka menggunakan pakaian resmi seorang PHL warna oranye.

Ia juga mengaku sudah bertemu dengan Kasudin Kebersihan Jakarta Timur. Mereka dijanjikan bekerja Maret namun Suadji khawatir akan adanya perubahan nantinya.

"Kami enggak puas. Nanti kalau Pergub ganti gimana macem-macem. Kami mau makan apa. Tadi pagi kami ketemu Sumarsono tapi disuruh datang besok. Makanya kami inisiatif ketemu pak Ahok," lanjut Suadji.

Terakhir, Suadji merasa tak terima, pasalnya ada puluhan pekerja lain yang juga tak lolos padahal mereka adalah PHL lama yang sudah bekerja sejak dulu. Sementara PHL yang baru diterima merupakan PHL yang baru bekerja.
(ysw)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
6 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
9 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
10 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
10 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
10 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved