Tak Mampu Bayar Persalinan, Ibu dan Bayi Ditahan Rumah Sakit

Kamis, 12 Januari 2017 - 14:39 WIB
Tak Mampu Bayar Persalinan,...
Tak Mampu Bayar Persalinan, Ibu dan Bayi Ditahan Rumah Sakit
A A A
KARAWANG - Rumah Sakit Sentral Medika di Jalan Raya Cikalong, Kecamatan Jatisari dituding telah menahan bayi dan ibu yang baru melahirkan karena tidak mampu membayar biaya rumah sakit.

Pasien bernama Maya (40) warga Dusun Bunut, Kecamatan Cilamaya Wetan tersebut baru saja melahirkan bayi melalui operasi caecar.

Namun Maya dan bayinya tidak bisa pulang ke rumah karena pihak rumah sakit mengharuskan dia atau keluarganya melunasi biaya persalinan sebesar Rp6,5 juta.

"Saya tidak punya uang jika harus membayar semua itu karena saya orang miskin. Sudah empat hari saya di sini (rumah sakit-red) karena tidak boleh pulang oleh perawatnya," kata Maya kepada wartawan yang menemuinya di RS Sentral Medika, Kamis (12/1/2017).

Maya mengaku dirinya sudah menjelaskan kepada pihak rumah sakit jika dia dan suaminya merupakan keluarga miskin. Jika diharuskan membayar sebesar Rp6,5 juta suaminya mengaku tidak mampu membayar.

Hingga saat ini suaminya masih mencari uang yang diminta pihak rumah sakit, namun sudah empat hari belum juga dapat uang.

"Boro-boro buat bayar rumah sakit buat kami makan sehari-hari juga susah. Suami saya sudah meminta keringanan tapi ditolak dan saya bersama anak saya tidak boleh pulang," katanya.

Menurut Maya, suaminya bekerja serabutan sehingga untuk membayar biaya persalinan sudah tidak bisa diharapkan lagi.

Meski begitu suaminya tetap ikhtiar mencari uang setiap harinya, namun uang yang didapat hanya cukup untuk makan. Maya berharap pihak rumah sakit memberikan keringanan dan membolehkan dia dan anaknya pulang.

"Suami saya sudah bilang bayarnya dicicil saja sesuai kemampuan tapi pihak rumah sakit tetap menolak. Saya berharap ada bantuan dari masyarakat biar saya dan anak saya bisa pulang ke rumah, saya sudah pengen pulang," katanya.

Sementara itu Humas Rumah Sakit Sentral Medika, Nida, mengaku pihak rumah sakit sudah menangani pasien sesuai prosedur.

Sedangkan terkait biaya yang dibebankan kepada pasien pihaknya mengaku tidak mempunyai wewenang. Sehingga terpaksa pasien tetap diwajibkan untuk membayar seluruh biaya persalinan beberapa waktu lalu.

Sampai berita ini ditulis, pasien tersebut masih berada di RS Sentral Medika dan belum bisa pulang ke rumah karena harus membayar seluruh biaya persalinan.
(nag)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
1 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
Pesona dan Kharisma...
Pesona dan Kharisma 7 Ibu Negara Tercantik di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved