Diduga Terima Suap dari WNA, Lurah Wanita Ini Ditangkap Polisi
Rabu, 11 Januari 2017 - 20:14 WIB
Diduga Terima Suap dari WNA, Lurah Wanita Ini Ditangkap Polisi
A
A
A
MANADO - Diduga terima suap,Lurah Bunaken berinisial SP diamankan unit Tindak pidana korupsi (Tipikor) Polresta Manado dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).
OTT tersebut terjadi di Pelabuhan Kalimas, Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang, Manado, Selasa (10/1/2017).
"Benar seorang lurah tertangkap tangan oleh polisi saat meminta uang ke MR Kim Warga Negara Asing (WNA) asal Denmark yang juga sebagai pelaku usaha di Pulau Bunaken," kata Kapolresta Manado Siallagan, Rabu (11/1/2016).
Menurut dia, saat terkena OTT pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti yakni uang Rp5.000.000, dengan pecahan Rp100 ribu dan telepon genggam.
"Pelaku sendiri sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan saat ini dilakukan penahanan. Dengan ancaman hukuman 5-20 tahun penjara dengan undang-undang pemberantasan tindak pidana korupsi," jelasnya.
Sementara itu, SP saat diwawancarai membantah adanya hal tersebut. Dia mengatakan, tidak ada niat untuk meminta uang.
"Saya tidak pernah meminta sejumlah uang kepada Mr Kim, tapi Mr Kim yang memberikan saya sejumlah uang di dalam amplop yang belum saya ketahui isinya," pungkasnya.
OTT tersebut terjadi di Pelabuhan Kalimas, Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang, Manado, Selasa (10/1/2017).
"Benar seorang lurah tertangkap tangan oleh polisi saat meminta uang ke MR Kim Warga Negara Asing (WNA) asal Denmark yang juga sebagai pelaku usaha di Pulau Bunaken," kata Kapolresta Manado Siallagan, Rabu (11/1/2016).
Menurut dia, saat terkena OTT pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti yakni uang Rp5.000.000, dengan pecahan Rp100 ribu dan telepon genggam.
"Pelaku sendiri sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan saat ini dilakukan penahanan. Dengan ancaman hukuman 5-20 tahun penjara dengan undang-undang pemberantasan tindak pidana korupsi," jelasnya.
Sementara itu, SP saat diwawancarai membantah adanya hal tersebut. Dia mengatakan, tidak ada niat untuk meminta uang.
"Saya tidak pernah meminta sejumlah uang kepada Mr Kim, tapi Mr Kim yang memberikan saya sejumlah uang di dalam amplop yang belum saya ketahui isinya," pungkasnya.
(nag)