Plt Gubernur DKI Sebut Insiden Kapal Zahro Bukan karena Over Kapasitas
Selasa, 03 Januari 2017 - 16:43 WIB
Plt Gubernur DKI Sebut Insiden Kapal Zahro Bukan karena Over Kapasitas
A
A
A
JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menilai jika insiden terbakarnya kapal Zahro Express bukan karena over kapasitas. Karena berdasarkan pembicaraan dengan penumpang yang selamat, mereka mengaku tidak berdesakan di dalam kapal.
Jika melihat kasus kapal terbakar Zahro Express, menurut Soni bukan karena kelebihan muatan. Di dalam kapal tersebut dari penuturan korban yang ia temui mereka mengaku tidak berdesakan.
"Mereka tidak berdesak-desakan karena kapasitas 285 orang diisi hanya 147 jadi masih ada sisa ruang yang cukup," kata Soni kepada wartawan, Selasa (3/1/2017).
Dirjen Otda Kemendagri itu mengaku jika hal yang harus ditingkatkan yaitu kontrol dari petugas tiket dan navigasi dari kapal yang harus diperiksa lebih dalam. Mengenai hal itu, lanjutnya, kewenangan ada di Kemenhub.
"Hampir seluruhnya terkait dengan kewenangan pelabuhan urusan Kemenhub seperti ada pergantian kapal," katanya. (Baca: Kebakaran Kapal Zahro Express, 151 Penumpang Tak terdaftar di Manifest)
Sebelumnya diberitakan, ada data yang simpang siur terhadap jumlah penumpang. Berdasarkan manifest kapal, jumlah penumpang hanya 100 orang.
Jika melihat kasus kapal terbakar Zahro Express, menurut Soni bukan karena kelebihan muatan. Di dalam kapal tersebut dari penuturan korban yang ia temui mereka mengaku tidak berdesakan.
"Mereka tidak berdesak-desakan karena kapasitas 285 orang diisi hanya 147 jadi masih ada sisa ruang yang cukup," kata Soni kepada wartawan, Selasa (3/1/2017).
Dirjen Otda Kemendagri itu mengaku jika hal yang harus ditingkatkan yaitu kontrol dari petugas tiket dan navigasi dari kapal yang harus diperiksa lebih dalam. Mengenai hal itu, lanjutnya, kewenangan ada di Kemenhub.
"Hampir seluruhnya terkait dengan kewenangan pelabuhan urusan Kemenhub seperti ada pergantian kapal," katanya. (Baca: Kebakaran Kapal Zahro Express, 151 Penumpang Tak terdaftar di Manifest)
Sebelumnya diberitakan, ada data yang simpang siur terhadap jumlah penumpang. Berdasarkan manifest kapal, jumlah penumpang hanya 100 orang.
(ysw)