Tragedi Pulomas, Gigitan Diona Tenaga Terakhir untuk Zanette

Kamis, 29 Desember 2016 - 17:24 WIB
Tragedi Pulomas, Gigitan...
Tragedi Pulomas, Gigitan Diona Tenaga Terakhir untuk Zanette
A A A
JAKARTA - Dalam tragedi perampokan dan pembunuhan di Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur, tersimpan kisah yang cukup mengharukan. Kisah tersebut terjadi antara Zanette Kalila Azaria (13), korban selamat dan kakaknya, Diona Arika Andra Putri (16), yang meninggal dunia.

Kisah tersebut diceritakan oleh Ketua Divisi Sosialisasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda setelah menjenguk Zanette di Rumah Sakit (RS) Kartika Pulomas, Jakarta Timur, Rabu 28 Desember 2016. Kata dia, dalam kamar mandi berukuran 2X1 M2 ditempatkan 11 orang dengan situasi yang sangat mengenaskan.

Bahkan, kata Erlinda, Diona sempat menggigit adiknya, Zanette. Gigitan tersebut diketahui utuk memberi semangat agar adiknya dapat terus hidup.

"Memang tidak ada luka yang cukup mengkawatirkan. Tapi ada dua bekas gigitan di tangan sebelah kiri. Tapi itu bukan karena penganiayaan tapi itu gigitan kakaknya," jelas Erlinda.

Erlinda melanjutkan, saat disekap bersama di kamar mandi, Diona dan Zanette sempat terjalin dialog yang cukup dramatis. Pasalnya, Diona mengatakan sakit dada kepada adiknya, dan tidak mampu untuk bertahan lantaran tenggorokannya sakit.

"Kakaknya (Diona) yang sudah tidak sanggup bertahan karena dada dan tenggorokan yang sangat sakit, di tenggorkan ada semacam bara api yang panas dan sangat sakit di dada," kata Erlinda.

Kemudian, masih kata Erlinda, Diona berpesan kepada Zanette harus terus hidup dan melanjutkan perjuangan dirinya. Maka itu, gigitan Diona kepada Zanette sebagai bentuk kekuatan terakhirnya.

"Sang kakak mengatakan kamu (Anet) yang harus melanjutkan perjuangan ini. Sang kakak akhirnya gigit dua kali ke tangan adiknya dan dia bilang ini energi terakhir dan kamu harus sehat. Itu kekuatan yang maha dahsyat," beber Erlinda.

Namun, Zanette atau yang disapa Anet ini tak gentar. Ia tetap meminta agar Diona bertahan dengan cara berusaha memberi Diona minum dari air yang ada di kamar mandi dan mengguyurkannya.

"Sang adik juga cerita kakak harus sehat dengan minum air atau menyiramkan air. Cerita ini jadi inspirasi bagi KPAI dan masyarakat," kata Erlinda.
(mhd)
Berita Terkait
Lahirkan SDM Berkualitas,...
Lahirkan SDM Berkualitas, Pulomas Jaya Lakukan Ini
Trauma Berat, Enam Anak...
Trauma Berat, Enam Anak Korban Perampokan Sadis di Ciracas Masih Susah Tidur
Tidak Ada CCTV, Polisi...
Tidak Ada CCTV, Polisi Kesulitan Temukan Petunjuk Kasus Perampokan di Ciracas
Kehilangan Rp170 Juta,...
Kehilangan Rp170 Juta, Ini Peruntukan Uang Korban Perampokan di Ciracas
Baku Tembak dengan Polisi,...
Baku Tembak dengan Polisi, 3 Perampok Toko Emas di Kembangan Tewas
Hari PSBB Pertama di...
Hari PSBB Pertama di Depok, Kawanan Perampok Satroni Minimarket
Berita Terkini
Ini Identitas Korban...
Ini Identitas Korban Tewas dan Hilang Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor
26 menit yang lalu
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
27 menit yang lalu
Peringatan Hari Lahir...
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Yuke Yurike Ajak Generasi Muda Perkuat Rasa Cinta Tanah Air
1 jam yang lalu
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
1 jam yang lalu
Polisi Didesak Upayakan...
Polisi Didesak Upayakan Pengembalian Kerugian Korban Penipuan WO Marwah
2 jam yang lalu
Libur Panjang Iduladha...
Libur Panjang Iduladha Berakhir, 199 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek
2 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved