Ini Alasan Pelaku Kriminal Kerap Menyekap Korban di Kamar Mandi

Rabu, 28 Desember 2016 - 09:48 WIB
Ini Alasan Pelaku Kriminal...
Ini Alasan Pelaku Kriminal Kerap Menyekap Korban di Kamar Mandi
A A A
JAKARTA - Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Ferdinand Andi Lolo mengatakan, penyekapan yang terjadi di Pulomas, Jakarta Timur bukanlah modus baru. Tindakan itu dilakukan penjahat karena situasional dan spontan.

"Bagi pelaku, kamar mandi menjadi pilihan rasional untuk bisa mengontrol gerak-gerik korbannya di lokasi kejadian," kata Ferdinand, Rabu (28/12/2016).

Pelakunya menyekap korban dalam kamar mandi berukuran kecil itu agar mereka tidak bisa bergerak. Berbeda ketika mereka disekap di kamar tidur dengan akses jendela dan pintu maka ada kemungkinan korban bisa melakukan interaksi dengan orang lain dan meminta pertolongan.

"Di kamar mandi itu pelakunya bisa dengan mudah mengontrol korban. Sehingga korban tidak ada perlawanan dan tidak bisa berkomunikasi dengan dunia luar," ujarnya.

Ditanya apakah ini murni kriminal atau ada motif lain, Ferdinand masih belum bisa menyimpulkan. Pasalnya fakta dan data yang dikumpulkan masih sangat minim. Terlebih pelakunya juga melarikan diri dan belum tertangkap. (Baca: Perampokan Sadis di Pulomas, 11 Korban Ditumpuk di Kamar Mandi)

"Banyak faktornya. Yang jelas ini terlihat ada kesempatan sehingga terjadi hal demikian," ungkapnya.

Disinggung soal adanya CCTV, Ferdinand menuturkan hal itu harus dicek kebenarannya. Dia menuturkan memang benar ada CCTV di lokasi tetapi apakah kamera pengintai itu berfungsi atau tidak harus segera dicek.

"Apakah itu bekerja dengan baik atau tidak, itu kan masih simpang siur. Yang pasti kejahatan terjadi karena kurangnya kontrol (pengamanan)," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Lahirkan SDM Berkualitas,...
Lahirkan SDM Berkualitas, Pulomas Jaya Lakukan Ini
Trauma Berat, Enam Anak...
Trauma Berat, Enam Anak Korban Perampokan Sadis di Ciracas Masih Susah Tidur
Tidak Ada CCTV, Polisi...
Tidak Ada CCTV, Polisi Kesulitan Temukan Petunjuk Kasus Perampokan di Ciracas
Kehilangan Rp170 Juta,...
Kehilangan Rp170 Juta, Ini Peruntukan Uang Korban Perampokan di Ciracas
Baku Tembak dengan Polisi,...
Baku Tembak dengan Polisi, 3 Perampok Toko Emas di Kembangan Tewas
Hari PSBB Pertama di...
Hari PSBB Pertama di Depok, Kawanan Perampok Satroni Minimarket
Berita Terkini
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
16 menit yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
2 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
2 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
3 jam yang lalu
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
3 jam yang lalu
Bus Sekolah Gratis Disabilitas...
Bus Sekolah Gratis Disabilitas Pemkot Tangsel Dapat Sambutan Positif dari Orang Tua
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved