Jaringan Narkotika Dua Lapas Dikendalikan Napi Dibongkar

Rabu, 14 Desember 2016 - 21:30 WIB
Jaringan Narkotika Dua...
Jaringan Narkotika Dua Lapas Dikendalikan Napi Dibongkar
A A A
SEMARANG - Aparat Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polrestabes Semarang menangkap 35 tersangka penyalahguna narkotika jenis sabu dan ekstasi.

Polisi mengidentifikasi, mereka yang ditangkap adalah jaringan dua lembaga pemasyarakatan, Lapas Kelas I Semarang alias Lapas Kedungpane dan Lapas Kelas IIA Pekalongan. Pengendalinya diduga kuat narapidana.

Mereka ini selain pecandu juga berstatus pengedar. Mereka ditangkap terhitung sejak 23 Oktober hingga teranyar pada Selasa (13/12/2016) atau hampir 2 bulan terakhir, melalui berbagai operasi penangkapan.

Total barang bukti yang disita petugas; 51, 186gram sabu, 73,5 butir ekstasi, 3 timbangan, 2 sepeda motor, 30 telepon seluler, 4 pipet kaca, uang Rp1juta dan 8 bong hisap sabu.

"Mereka ini para tersangka dari 25 kasus narkoba yang kami ungkap. Semuanya warga Kota Semarang. Ada beberapa nama di dalam lapas (napi) yang sudah kami pegang, kami duga kuat pengendalinya," ungkap Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji, Rabu (14/12/2016).

Modus operandi peredaran gelap narkotika ini menggunakan sistem sel terputus, melalui suatu alamat. Para pengedar berhubungan dengan pengendalinya alias yang diduga kuat berstatus napi, melalui ponsel.

Pengendali memerintahkan jaringanya alias pengendali untuk mengambil paket sabu atau ekstasi di suatu alamat. Itu bisa sebuah gapura kampung, bawah pohon, pot bunga pinggir jalan ataupun tempat sampah.

Paket yang sudah diambil kemudian dipecah menjadi beberapa paket lebih kecil, diletakkan lagi ke beberapa alamat sesuai perintah untuk nantinya diambil pembeli. Pengendali itu yang mengatur semuanya, termasuk upah kepada si pengedar alias peluncur.

"Ini kami akan koordinasi dengan Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, untuk tes urine kepada nama-nama yang sudah kami pegang (napi). Jika positif, kami bisa tarik kembali untuk diproses. Akan kami bentuk tim khusus," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved