Ogah Berikan Pelayanan Plus, Terapis Pijat Dibunuh Pelanggan

Senin, 05 Desember 2016 - 21:33 WIB
Ogah Berikan Pelayanan...
Ogah Berikan Pelayanan Plus, Terapis Pijat Dibunuh Pelanggan
A A A
BEKASI - Seorang terapis ditemukan tewas bersimbah darah disebuah panti pijat Kampung Ceper RT 01/03, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Korban Aan Hayati (38) diduga tewas ditusuk oleh pelanggannya karena menolak memberikan pelayanan plus-plus.

”Kami masih memburu pelakunya, dugaan kami tersangka pembunuhan itu adalah pelanggan korban sendiri,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito, Senin (5/12/2016).

Rizal menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, sebelum korban ditemukan tewas dibunuh, korban sempat memijat salah seorang konsumen pria. Diduga keinginannya untuk berhubungan badan ditolak korban, pelaku kemudian naik pitam dengan menganiayanya hingga tewas.

”Pelaku marah lantaran korban tidak mau diajak hubungan badan, namun korban menolak untuk melayani pelaku,” katanya.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Kunto Bagus menambahkan, pelaku bergegas melarikan diri setelah menusuk tubuh korban berkali-kali. Sementara kasus itu terungkap saat pemilik panti pijat, Julianah (49) curiga dengan kamar yang digunakan oleh keduanya sekitar pukul 07.00 WIB.

Setelah satu jam lebih, korban dan pelaku tidak keluar dari kamar. Karena penasaran, Julianah lalu mengecek ke dalam dan terkejut mendapati korban telah terkapar bersimbah darah. Oleh saksi, korban dibawa ke Rumah Sakit Amanda di dekat lokasi. Sayangnya, nyawa korban tidak selamat.

Kunto mengatakan, petugas yang mendapat informasi itu kemudian bergegas ke lokasi untuk mengolah tempat kejadian perkara. Dari olah TKP itu, penyidik menemukan sebuah ikat pinggang berlambang keamanan beserta sepasang sepatu petugas keamanan. ”Diduga pelakunya adalah petugas sekuriti yang baru pulang kerja,” ungkapnya.
(ysw)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
14 menit yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
48 menit yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
2 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
2 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
2 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
3 jam yang lalu
Infografis
Pede lawan Australia,...
Pede lawan Australia, Skuad Garuda Siap Berikan Kejutan!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved