Terjun Bebas dari Lantai Tiga, Bujangan Tua Temui Ajal

Minggu, 27 November 2016 - 02:32 WIB
Terjun Bebas dari Lantai...
Terjun Bebas dari Lantai Tiga, Bujangan Tua Temui Ajal
A A A
MEDAN - Diduga karena stres, seorang bujangan tua yang diketahui bernama Supaino alias Asiong, 45 tahun, nekat terjun bebas dari lantai tiga rumahnya di Jalan Karantina, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (26/11).Bujangan yang usianya mendekati setengah abad itu diduga nekat lompat dari lantai tiga rumahnya karena stres, tidak memiliki pekerjaan dan mengidap penyakit kejiwaan. "Untuk sementara, kita menduga korban ini bunuh diri," kata Kanit Reskrim Polsekta Medan Timur, Inspektur Polisi Satu (IPTU) M Ainul Yaqin, Sabtu.Kendati korban diketahui melompat dari lantai tiga rumahnya, namun polisi tetap melakukan pemeriksaan termasuk menurunkan tim identifikasi dari Polrestabes Medan. "Indikasi dan dugaan lain kan tetap ditelusuri," ujar Ainul Yaqin.Setelah korban diidentifikasi, petugas kemudian mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit DR Pirngadi Medan untuk diautopsi.
Di samping memeriksa jasad korban, petugas juga telah memeriksa sejumlah saksi termasuk kedua orangtua korban, Alwi alias Ahuo dan Mariana. Selain itu, Kepala Lingkungan (Kepling) setempat juga turut diperiksa Polisi sebagai saksi.
"Saksi dari keluarga korban sudah kita mintai keterangan, termasuk Kepling. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit kejiwaan dan sudah beberapa kali dirawat di salah satu RS di kawasan Jalan Iskandar Muda," tandas Ainul Yaqin.
Sementara, Marudut, salah satu warga yang ditemui di lokasi kejadian mengatakan, korban terjun bebas dari lantai tiga dan jatuh tepat di halaman rumahnya. "Korban melompat dari jendela rumahnya ke bawah. Aku tak menyangka, senekat itu korban melompat. Soalnya, beberapa saat sebelum itu, korban tampak sedang melihat ke bawah rumahnya. Namun, tiba-tiba dia sudah melompat," katanya.
Karena itu, sambung dia, warga yang berada di sekitar lokasi langsung heboh dan mendatangi areal rumah korban. "Kondisi korban sangat mengenaskan, darah segar mengalir hingga ke parit. Apalagi suasana saat itu sedang hujan, sementara orangtua korban tidak tahu karena berada di dalam rumahnya," ujarnya.
Setelah warga berdatangan, masih kata Marudut, kedua orangtua korban baru ke luar dari rumahnya dan melihat kondisi anaknya yang sudah tewas mengenaskan. "Kedua orangtua korban itu tahunya setelah warga ramai menyaksikan kejadian itu. Tak lama kemudian, polisi tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan membawa jasad korban ke RS Pirngadi untuk divisum," tukasnya.
Warga lainnya, Rini menyebutkan, selama ini tidak ada warga di sekitar yang mengetahui persis kondisi korban. Sebab, anggota keluarga korban merupakan orang yang sangat tertutup terhadap tetangga. Sedangkan korban juga selalu mengurung diri di dalam rumahnya. "Memang keluarga korban itu bukan orang yang terbuka bagi tetangganya. Apalagi korban, jarang kelihatan dan terus mengurung diri di dalam rumahnya," kata dia.
Memang, tambah Rini, orangtua korban sudah tergolong tua. Sehingga, lebih memilih untuk tinggal di rumah. "Orangtua korban memang sudah tua. Mungkin karena itu jarang dia keluar rumah, kecuali membawa anaknya untuk berobat. Itulah interaksinya dengan warga sekitar," pungkas Rini.
(nug)
Berita Terkait
Bom Bunuh Diri di Somalia...
Bom Bunuh Diri di Somalia Tewaskan 32 Orang
Rumah Lokasi Brigadir...
Rumah Lokasi Brigadir RAT Tewas Dihuni Pengusaha Tambang
Mengenal Kapsul Bunuh...
Mengenal Kapsul Bunuh Diri Sarco: Teknologi Kontroversial yang Menggemparkan Dunia
Ciri Orang Hampir Bunuh...
Ciri Orang Hampir Bunuh Diri, Begini Cara Mencegahnya
Minta Polisi Usut Tuntas...
Minta Polisi Usut Tuntas Kematian Brigadir RAT, Kompolnas: Pastikan Bunuh Diri atau Tidak
Refleksi dari Kasus...
Refleksi dari Kasus Meninggalnya Siswa SD di NTT, Anak Tak Selalu Mampu Ungkap Perasaannya
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
51 menit yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
1 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
2 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
10 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
10 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
10 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved