Dukung Anies-Sandi, Warga Tanjung Barat Rela Basah Diguyur Hujan
Minggu, 20 November 2016 - 17:22 WIB
Dukung Anies-Sandi, Warga Tanjung Barat Rela Basah Diguyur Hujan
A
A
A
JAKARTA - Puluhan warga berkumpul di Jalan Tanjung Barat Selatan, Gang 100, Jakarta Selatan untuk memberikan dukungannya kepada pasangan Cagub dan Cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno.
Mereka rela menunggu Sandi meski harus kebasahan lantaran diguyur hujan. Meski hujan deras sempat membasahi kawasan tersebut, warga tetap berkumpul dan tak mau beranjak dari lokasi itu.
Warga memilih tetap setia menunggu kedatangan Sandi karena warga sudah bertekat untuk memilih dan mendukung Sandi pada Pilgub DKI Jakarta 2017. Setelah menunggu sambil berhujan-hujanan, Sandi pun akhirnya datang dan warga langsung menyambutnya dengan tabuhan rebana dan salawat.
"Selamat datang Pak Sandi. Kami tetap setia meski hujan mengguyur kami tetap bertahan menunggu kedatangan Mas Sandi," teriak warga menyambut kedatangan Sandiaga Uno di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Minggu (20/11/2016).
warga juga bertekat untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 3 ini. "RT/RW kita harus menangkan Sandi. Pastikan semua keluarga Anda pilih Anies-Sandi agar bisa membawa perubahan untuk Jakarta," kata Panglima Rumah Juang, Bius Rustiana.
Adapun deklrasai Rumah Juang ini merupakan tempat bagi relawan Anies-Sandi untuk memenangkan paslon yang didukungnya itu. Adapun relawan yang telah mendeklarasikan dukungannya pada Anies-Sandi itu baru berasal dari dua RW lebih saat ini.
Sementara itu, Sandi mengatakan, kalau dia memiliki program unggulan untuk menjadikan Jakarta ini lebih baik dan lebih maju lagi.
"Program yang bagus kami tambahkan lebih baik lagi, termasuk PPSU kami tambah mereka dan kita naikan gajinya. Kami lakukan perbaikan layanan kesehatan, dan perbanyak lapangan kerja. Perbaikan layanan kesehatan, kita berikan layanan klas satu pada pemuka agama, pada guru paud, dan semua pengajar Agara mereka bisa kasih yang terbaik untuk anak didiknya," tuturnya.
Adapun program utama itu berupa KJP Plus, BPJS, dan pemberian modal pada anak Jakarta berjalan sebesar Rp300.000.
"Anak berbakat (yang berasal dari kalangan tak mampu) kami berikan mereka Rp300.000 sebagai modal awal usaha, begitu juga ibu-ibu yang tak ada modal kami berikan, kami lakukan pendampingan dan pelatihan agar sukses," katanya.
Mereka rela menunggu Sandi meski harus kebasahan lantaran diguyur hujan. Meski hujan deras sempat membasahi kawasan tersebut, warga tetap berkumpul dan tak mau beranjak dari lokasi itu.
Warga memilih tetap setia menunggu kedatangan Sandi karena warga sudah bertekat untuk memilih dan mendukung Sandi pada Pilgub DKI Jakarta 2017. Setelah menunggu sambil berhujan-hujanan, Sandi pun akhirnya datang dan warga langsung menyambutnya dengan tabuhan rebana dan salawat.
"Selamat datang Pak Sandi. Kami tetap setia meski hujan mengguyur kami tetap bertahan menunggu kedatangan Mas Sandi," teriak warga menyambut kedatangan Sandiaga Uno di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Minggu (20/11/2016).
warga juga bertekat untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 3 ini. "RT/RW kita harus menangkan Sandi. Pastikan semua keluarga Anda pilih Anies-Sandi agar bisa membawa perubahan untuk Jakarta," kata Panglima Rumah Juang, Bius Rustiana.
Adapun deklrasai Rumah Juang ini merupakan tempat bagi relawan Anies-Sandi untuk memenangkan paslon yang didukungnya itu. Adapun relawan yang telah mendeklarasikan dukungannya pada Anies-Sandi itu baru berasal dari dua RW lebih saat ini.
Sementara itu, Sandi mengatakan, kalau dia memiliki program unggulan untuk menjadikan Jakarta ini lebih baik dan lebih maju lagi.
"Program yang bagus kami tambahkan lebih baik lagi, termasuk PPSU kami tambah mereka dan kita naikan gajinya. Kami lakukan perbaikan layanan kesehatan, dan perbanyak lapangan kerja. Perbaikan layanan kesehatan, kita berikan layanan klas satu pada pemuka agama, pada guru paud, dan semua pengajar Agara mereka bisa kasih yang terbaik untuk anak didiknya," tuturnya.
Adapun program utama itu berupa KJP Plus, BPJS, dan pemberian modal pada anak Jakarta berjalan sebesar Rp300.000.
"Anak berbakat (yang berasal dari kalangan tak mampu) kami berikan mereka Rp300.000 sebagai modal awal usaha, begitu juga ibu-ibu yang tak ada modal kami berikan, kami lakukan pendampingan dan pelatihan agar sukses," katanya.
(mhd)