Gerombolan Berambut Putih Itu Muncul di Pohon Waru

Jum'at, 11 November 2016 - 07:07 WIB
Gerombolan Berambut...
Gerombolan Berambut Putih Itu Muncul di Pohon Waru
A A A
PANGANDARAN - Ada cerita mistik saat pembangunan jembatan penghubung antara Pantai Madasari, Desa Legokjawa, Kecamatan Cimerak dengan Pantai Batukaras, Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat.

Salah satu petugas pelaksana proyek tersebut, Uhen (46) mengatakan, selama pengerjaan proyek tersebut banyak kejadian di luar logika dan nalar manusia.

"Banyak orang bilang kalau tempat ini angker dan banyak penjaganya dari bangsa siluman," kata Uhen, Kamis (10/11/2016).

Menurut warga setempat, pukul 11.30 hingga pukul 13.00 WIB di lokasi tersebut tidak boleh ada aktivitas. Selain itu, setelah pukul 17.00 WIB segala aktivitas harus selesai dan baru bisa dilanjutkan besok harinya.

"Saat itu saya tidak percaya mistik, selain itu saya sebagai pelaksana tidak mau membuang waktu pengerjaan, maka saya dan semua pegawai mencoba melanggar aturan tersebut," ujar Uhen.

Setelah Uhen dan semua pegawai proyek melanggar peringatan warga, saat pekerjaan sedang berjalan sekitar pukul 12.00 WIB, tiba-tiba mesin genset mati dan tidak bisa dinyalakan lagi.

"Besoknya saya perbaiki mesin genset tersebut dan membeli mesin genset serupa sebanyak dua unit, namun pukul 12.00 WIB kedua mesin genset yang baru saja dibeli mati lagi," jelas Uhen.

Selain kejadian itu, saat pengerjaan proyek sedang berjalan, as roda mesin molen secara tiba-tiba patah. Peristiwa itu pun terjadi pada pukul 12.00 WIB. Bahkan, penduduk setempat melihat gerombolan berambut putih sedang memasak di lokasi proyek, tepatnya di pohon waru tua. Gerombolan berambut putih itu seperti sedang melaksanakan hajatan.

"Anehnya yang melihat gerombolan rambut putih hanya penduduk asli saja, pekerja proyek tidak ada satu pun yang dapat melihatnya," jelas Uhen.

Akhirnya Uhen menemui Emak Icih (88), salah satu kasepuhan Madasari. Emak Icih berpesan bahwa di lokasi tersebut tidak boleh melaksanakan aktivitas pada waktu tertentu dan jangan bicara sembarangan.

"Karena banyak kejadian di luar logika akhirnya saya meminta Emak Icih untuk selalu berada di lokasi selama pengerjaan proyek ini selesai," pungkas Uhen.
(zik)
Berita Terkait
Seorang Ibu Hamil dan...
Seorang Ibu Hamil dan Melahirkan dalam Waktu Satu Jam
Bocah Gemar Hirup Aroma...
Bocah Gemar Hirup Aroma Bensin Motor di Cilegon Banten
Makam Dicat Warna-warni...
Makam Dicat Warna-warni Bagaikan Pelangi
Viral, Pisang Tumbuh...
Viral, Pisang Tumbuh di Atas Pohon Pisang yang Mati
Heboh, Anak Ikan Hiu...
Heboh, Anak Ikan Hiu Berwajah Manusia Ditangkap Nelayan Rote
Ajaib! Wanita dengan...
Ajaib! Wanita dengan 2 Vagina, Uteri dan Serviks Lahirkan Bayi Lucu
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
30 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
2 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
4 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
5 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
5 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved