Kasus Kematian Anak Mandek, Orangtua Ini Melapor ke Komnas PA

Selasa, 08 November 2016 - 22:50 WIB
Kasus Kematian Anak...
Kasus Kematian Anak Mandek, Orangtua Ini Melapor ke Komnas PA
A A A
JAKARTA - Sekalipun sudah berlangsung hampir setahun, namun penanganan kasus bocah tenggelam, Anggelina Gabriella Sherly Howard (8) di Polres Metro Jakarta Barat mandek. Penyidik dari Satuan Reskrim belum mampu melengkapi berkas, sehingga perkara ini tak juga tuntas.

Mangkraknya kasus itu terungkap, setelah orang tua korban, Verayanti (38) dan Asip (40) mendatangi Komnas PA di Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2016). Mereka meminta Komnas PA untuk pendampingan dan mendesak agar kasus diselesaikan.

"Mohon agar kasus ini segera disidangkan. Tuhan yang berkuasa untuk mengungkap kasus ini, tolong hati nuraninya dibuka. Apalagi para ibu yang melahirkan anak," ujar Veryanti, tadi sore.

Verayanti juga mempertanyakan guru olahraga Gaby berinisial R (38) yang telah ditetapkan sebagai tersangka tidak ditahan. "Menurut kepolisian kasus ini bisa masuk sidang. Tapi berkas dikembalikan ke polisi dari jaksa. Bolak-balik terus," ucapnya.

Ayah korban, Asip, membantah tegas Gaby epilepsi. Anaknya sehat saat berangkat sekolah, dan memiliki keterampilan dalam berenang. Karenanya, Asip yakin, kasus ini bukan murni kecelakaan.

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait menyatakan, hasil autopsi sudah menyatakan Gaby meninggal karena tenggelam. Bahkan ada surat dari Dinas Pendidikan setempat jika kolam renang di sekolah Gaby tidak untuk anak umur 8 tahun yakni dengan ketinggian 160 cm.

"Guru yang ditetapkan tersangka itu bahwa ketika ada pemberitahuan Gaby tenggelam, tidak dilakukan langkah cepat. Komnas anak melihat ini suatu kelalaian," kata Arits.

Arits menambahkan, 17 saksi sudah diperiksa, termasuk tersangka. Dia menilai kasus tersebut sudah cukup bukti dari saksi-saksi."Komnas PA akan ke JPU apa sebenarnya yang salah. Kasus anak tidak boleh satu tahun, harus 14 hari. Sudah cukup bukti itu untuk P21," ucap dia.

Arits akan segera menyurati jaksa penuntut umum dan Polres Jakarta Barat. Hal ini agar kasus tersebut terang-benderang.
(whb)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
1 jam yang lalu
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
1 jam yang lalu
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
2 jam yang lalu
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
2 jam yang lalu
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
3 jam yang lalu
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved