Kota Yogya Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana

Senin, 31 Oktober 2016 - 16:57 WIB
Kota Yogya Tetapkan...
Kota Yogya Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana
A A A
YOGYAKARTA - Kota Yogyakarta menetapkan status siaga darurat bencana. Status tersebut menindaklanjuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY dan prakiraan potensi cuaca ekstrem yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY.

"Ada prakiraan potensi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu ke depan. Arahan dari BPBD DIY juga minta masing-masing daerah siaga," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta, Agus Winarto.

Untuk wilayah Kota Yogyakarta, disebutkannya ada tiga potensi bencana yang terpetakan yaitu banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Penetapan status siaga darurat bencana diberlakukan hingga tiga bulan ke depan atau sampai Januari 2017.

BPBD setempat kini tengah menyiapkan pendirian empat posko guna memudahkan pemantauan potensi bencana. Posko utama berada di Mako Induk BPBD Kota Yogyakarta, dan tiga posko lain tersebar di bantaran Kali Code, Winongo, dan Gajah Wong.

"Keberadaan posko ini sangat penting guna menunjang sistem komunikasi dengan melibatkan relawan serta warga setempat," jelasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Wali Kota Yogyakarta, Sulistiyono mengaku penetapan status siaga darurat bencana bukan tanpa alasan karena memang berdasar kondisi riil yang ada dan masukan dari berbagai pihak.

"Penetapan status ini tidak asal-asalan, bukan untuk memberikan warning bagi masyarakat, tapi untuk memudahkan penanganan jika sewaktu-waktu terjadi bencana," tandasnya.

Selain itu, dengan adanya penetapan status siaga tersebut, maka alokasi dana tak terduga dapat langsung dikucurkan jika terjadi bencana.

Semua kebutuhan warga yang terdampak bencana dapat dicukupi saat itu juga tanpa harus menunggu proses administrasi.

"Masyarakat justru kami ajak supaya meningkatkan kewaspadaan. tapi kami berharap tidak sampai ada bencana maupun korban jiwa dan harta benda," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Ratas Penanganan Bencana,...
Ratas Penanganan Bencana, Presiden Minta Percepatan Evakuasi Korban
Penanganan Bencana Harus...
Penanganan Bencana Harus Dipercepat
Kemensos akan Gandeng...
Kemensos akan Gandeng LSM dalam Penanganan Bencana
Pemkab Morowali Menggelar...
Pemkab Morowali Menggelar Rakor Penanganan Bencana
Temui Jajaran Pimpinan...
Temui Jajaran Pimpinan ITS dan Unair, Mensos: Silaturahim dan Diskusi Penanganan Bencana
Resmi Pimpin RAPI Sulsel,...
Resmi Pimpin RAPI Sulsel, IAS Dorong Penguatan Fungsi Sosial
Berita Terkini
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
56 menit yang lalu
BPOLBF dan IN-FLORES...
BPOLBF dan IN-FLORES Rumuskan Masa Depan Ekowisata Labuan Bajo
1 jam yang lalu
Tingkatkan Pelayanan,...
Tingkatkan Pelayanan, Astamaops Kapolri Dorong Transformasi Hotline 110 dan Command Center
1 jam yang lalu
Ingin Berobat ke Negeri...
Ingin Berobat ke Negeri Jiran? IHH Healthcare Malaysia Gelar Expo di Surabaya
4 jam yang lalu
Perbaikan Jalan Imbas...
Perbaikan Jalan Imbas Proyek MRT, Halte Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Jumat Malam hingga Senin Pagi
4 jam yang lalu
Soal Putusan PTUN, Pengacara:...
Soal Putusan PTUN, Pengacara: Satuan Pendidikan di Bawah BLU UIN Jakarta Tetap Berjalan
4 jam yang lalu
Infografis
9 IAIN Berubah Jadi...
9 IAIN Berubah Jadi UIN, Ini Daftar 11 PTKN yang Beralih Status
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved