Enggan Berantas Pungli, Kasat Lantas Diminta Mundur

Kamis, 27 Oktober 2016 - 23:04 WIB
Enggan Berantas Pungli,...
Enggan Berantas Pungli, Kasat Lantas Diminta Mundur
A A A
SEMARANG - Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Jawa Tengah mempersilakan para Kepala Sat Lantas di 35 wilayah Polres jajaran untuk mengundurkan diri jika tidak mau berkomitmen memberantas pungutan liar (pungli).

Hal itu dikatakan Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Herukoco saat menjadi salah satu pembicara kegiatan Ngopi Bareng Wali Kota, Persatuan Advokat Indonesia (Peradi), dan Wartawan. Acara bertema 'Mencari Solusi Pencegahan Pungli' itu digelar di Hall Balai Kota Semarang, Kamis (27/10/2016) sore, dipandu Ketua DPC Peradi Semarang Theodorus Yosep Parera.

"Saya sudah kumpulkan para kasat lantas, untuk komitmen moral. Kalau tidak mau (mendukung pemberantasan pungli), silakan mengundurkan diri," kata Herukoco.

Herukoco tak menampik jika kepolisian, khususnya lalu lintas menjadi sorotan utama adanya program pemerintah sapu bersih pungli. "Selama tahunan, pungli jadi bagian dari kehidupan kita. Sekarang tidak boleh lagi, karena sekarang berhadapan dengan negara, masyarakat. Kalau tidak ada perubahan, maka akan tergilas," lanjutnya.

Herukoco menyebut sudah ada beberapa anggotanya yang kena sanksi karena pungli. Heru mencontohkan, ketika razia ilegal ditangkap Propam Polda Jawa Tengah hingga petugas cek fisik di Samsat yang kepergok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Asisten I Pemprov Jawa Tengah Siswo Leksono mengatakan, ada sanksi keras kepegawaian jika kedapatan pungli. "Seperti yang kedapatan pungli di jembatan timbang, itu diturunkan pangkatnya satu tingkat selama tiga tahun," kata Siswo.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, fenomena pungli harus diselesaikan bersama. Perlu peran aktif dari masyarakat agar persoalan ini terselesaikan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji menyebutkan belum sepekan nomor teleponnya dipampang di pos-pos lalu lintas maupun pelayanan lain, sudah cukup banyak komplain dari masyarakat.

"Masyarakat kirim SMS, saya langsung telepon untuk kroscek. Sudah ada oknum anggota saya, oknum, yang diproses," pungkas Abiyoso.
(zik)
Berita Terkait
Polisi Usut Dugaan Pungli...
Polisi Usut Dugaan Pungli pada Kasus Keributan Satpam dan Warga di Kembangan
Pasca Kasus Pungli,...
Pasca Kasus Pungli, JICT Evaluasi Vendor MTI
Cerita Kompol Bambang...
Cerita Kompol Bambang Sri Tangani Preman Pungli Renovasi Ruko di Bekasi Selatan
300 Laporan Pungli Oknum...
300 Laporan Pungli Oknum Polisi Masuk ke Polda Metro Jaya
Warga Diduga Pungli...
Warga Diduga Pungli di Puncak Bogor, Polisi Langsung Cek Lokasi
Oknum Polisi Pungli...
Oknum Polisi Pungli Pengendara Motor di Medan Dihukum di Tempat Khusus
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
1 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
1 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved