Diduga Bunuh 2 Orang di Depok, Pria Ini Ditangkap Polisi
Senin, 03 Oktober 2016 - 13:39 WIB
Diduga Bunuh 2 Orang di Depok, Pria Ini Ditangkap Polisi
A
A
A
DEPOK - Polres Depok menangkap seorang pria berinisial AH alias Anton terkait dugaan pembunuhan terhadap dua pemuda di Depok. AH diringkus di lokasi persembunyiannya di Lampung.
Kapolresta Depok Kombes Pol Harry Kurniawan menjelaskan, penangkapan terhadap AH ini bermula dari temuan dua mayat pria di saluran air di Kawasan Limo, Depok, pada Sabtu, 1 Oktober 2016 lalu. Mayat pertama atas nama Shendy Eko Budianto (29) di Jalan Pertanian RT 05/04, Grogol, Limo, Depok.
Jasad Shendy ditemukan dengan luka lebam di perut. Selanjutnya, sekitar 5 km dari jasad Shendy, ditemukan mayat atas nama Ahmad Sanusi (20) di Jalan Makam Kopo, Limo, Depok. Sanusi ditemukan dengan luka lebam pada leher.
"Dari hasil penyelidikan awal, dua mayat yang ditemukan ini saling terkait. Kami bergerak cepat dan menangkap AH di Lampung," kata Harry kepada wartawan, Senin (3/10/2016).
Menurut Harry, pelaku saat ini masih dallam perjalanan dari Lampung menuju Depok."Kami akan dalami keterangan pelaku terlebih dahulu guna mengetahui kronologis dan motif pembunuhan tersebut," ucapnya.
Kapolresta Depok Kombes Pol Harry Kurniawan menjelaskan, penangkapan terhadap AH ini bermula dari temuan dua mayat pria di saluran air di Kawasan Limo, Depok, pada Sabtu, 1 Oktober 2016 lalu. Mayat pertama atas nama Shendy Eko Budianto (29) di Jalan Pertanian RT 05/04, Grogol, Limo, Depok.
Jasad Shendy ditemukan dengan luka lebam di perut. Selanjutnya, sekitar 5 km dari jasad Shendy, ditemukan mayat atas nama Ahmad Sanusi (20) di Jalan Makam Kopo, Limo, Depok. Sanusi ditemukan dengan luka lebam pada leher.
"Dari hasil penyelidikan awal, dua mayat yang ditemukan ini saling terkait. Kami bergerak cepat dan menangkap AH di Lampung," kata Harry kepada wartawan, Senin (3/10/2016).
Menurut Harry, pelaku saat ini masih dallam perjalanan dari Lampung menuju Depok."Kami akan dalami keterangan pelaku terlebih dahulu guna mengetahui kronologis dan motif pembunuhan tersebut," ucapnya.
(whb)