Menyedihkan, Bocah Penerima KIP Ini Dalam Keadaan Lumpuh

Senin, 26 September 2016 - 17:51 WIB
Menyedihkan, Bocah Penerima...
Menyedihkan, Bocah Penerima KIP Ini Dalam Keadaan Lumpuh
A A A
KOTAWARINGIN TIMUR - Kondisi kesehatan, Wana (13) warga Jalan Budi Utama, RT 02, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng sungguh memprihatinkan.

Bagaimana tidak seluruh anggota badannya dalam keadaan lumpuh sehingga untuk sekedar makan dan minum serta aktivitas lainnya ia harus membutuhkan bantuan orang lain.

Putra Anang Halus ini sudah menderita kelumpuhan sejak lahir. Sejak kecil Wana belum pernah mendapatkan penanganan serius dari dokter.

Kurangnya penanganan terhadap Wana karena keluarganya tidak mampu untuk berobat. Tempat tinggal keluarga Wana yang hanya terbuat dari papan dan beratap daun.

Terkuaknya, kondisi Wana berawal dari kunjungan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Desa Kubu yang menyambangi rumahnya untuk melakukan pendataan terhadap penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Pihak PKBM terkejut karena salah satu penerima KIP kondisinya sangat memprihatinkan. Ia lumpuh dan hanya berbaring di tempat tidur.

Menurut Yayan, salah seorang pegiat di PKBM Desa Putera Perantau Desa Kubu, Kecamatan Kumai, saat PKBM melakukan kunjungan dalam rangka pendataan terhadap penerima KIP ternyata yang bersangkutan dalam kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk mengikuti proses belajar.

Ia memaparkan, keseharian Wana hanya bisa berbaring dan tidak bisa melakukan aktivitas apa-apa.

Bahkan ia juga belum mendapat perawatan dari dokter untuk penanganan lebih lanjut. "Kami terkejut saat melihat kondisi anak tersebut ternyata lumpuh dan tidak berdaya," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kubu Kecamatan Kumai Jarmani, salah satu warganya menderita kelumpuhan yang diderita sejak lahir.

Karena keterbatasan fisik ia belum mengenyam pendidikan dan karena keterbatasan ekonomi belum mendapatkan perawatan sewajarnya.

"Memang betul ada satu warga kami yang menderita kelumpuhan sejak lahir, nanti hal ini akan kami tindak lanjuti," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
3 menit yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
43 menit yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
9 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
9 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved