Medan Tak Aman, Anggota Polisi Dibegal Empat ABG

Senin, 22 Agustus 2016 - 20:51 WIB
Medan Tak Aman, Anggota...
Medan Tak Aman, Anggota Polisi Dibegal Empat ABG
A A A
MEDAN - Anggota Polsek Medan Kota Briptu Freddy Marpaung dibegal empat anak Baru Gede (ABG) saat melintas di Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Medan Kora, Senin (22/8/2016).

Kapolsekta Medan Kota, AKP Martuasah Hermindo Tobing mengatakan dua dari empat pelaku yang diamankan itu masih anak baru gede yakni Ahmad Fauzi Habibi (19), dan Andika Prawira Eka Sinurat (19), keduanya warga Jalan Nuri, Medan.

"Pelakunya ada empat orang dan masih tergolong anak-anak, tetapi dua sudah diamankan, tinggal dua orang lagi yang sedang dicari," katanya.

Menurut dia, korban yang saat itu sedang melintas di kawasan tersebut tiba-tiba dipepet para pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda beat warna hitam.

Setelah dipepet seorang dari pelaku langsung menarik kunci kontak sepeda motor korban jenis Vixion Hitam dengan Nomor Polisi (Nopol) BK 6459 DK sehingga sepeda motor korban langsung mati dan kendaraanya berhenti.

"Setelah sepeda motor korban itu berhenti, pelaku lainnya langsung mengancam dengan sebilah pisau agar tidak bergerak dan memaksa korban untuk menyerahkan sepeda motornya," ujarnya.

Setelah berhasil merampas motor korban, para pelaku langsung melarikan diri kearah Istana Maimun. "Korban ketika itu langsung minta bantuan pada personil Opsnal, Polsekta Medan Kota yang saat itu sedang istirahat di Jalan Juanda," sebutnya.

Mendapat laporan itu, sambung Martualesi, anggotanya langsung melakukan pengejaran kearah Jalan Denai.

"Korban yang ikut melakukan pengejaran itu melihat dua dari empat pelaku melintas di Jalan Pos dengan mengendarai motor miliknya (korban). Tanpa pikir panjang, pelaku langsung dikejar dan akhirnya ditangkap," terangnya.

Namun, masih kata dia, dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan sudah diketahui identitasnya setelah dua pelaku berhasil ditangkap.

"Identitas pelaku lainnya sudah diketahui, tinggal menunggu saja, bila menyerahkan diri maka tidak akan ada kekerasan, tetapi bila harus dicari dulu aka ada resiko yang harus ditanggungnya, apalagi bila pelakunya melawan, maka akan langsung ditembak," tegasnya.
(nag)
Berita Terkait
Salah Sasaran Anggota...
Salah Sasaran Anggota TNI Dibegal, Pelaku Babak Belur
Luka Parah Kena Begal,...
Luka Parah Kena Begal, Nyawa Pemuda Ini Tak Tertolong
Begini Kronologi Begal...
Begini Kronologi Begal Motor Bacok Korbannya di Kota Bogor
Begal Perempuan di Bogor...
Begal Perempuan di Bogor Diringkus, Beraksi Sebagai Joki
Begal Kelapa Gading...
Begal Kelapa Gading Keok! 4 Pelaku Ditembak Polisi saat Hendak Kabur
Aksi Begal Sadis di...
Aksi Begal Sadis di Bekasi: Tabrak, Bacok, dan Rampas Motor Korban
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
59 menit yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
1 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
3 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
4 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved