Waspada, Ini Kawasan Rawan Begal di Jakarta
Minggu, 14 Agustus 2016 - 22:16 WIB
Waspada, Ini Kawasan Rawan Begal di Jakarta
A
A
A
JAKARTA - Semakin nekatnya pelaku begal di Jabodetabek membuat Polda Metro Jaya kembali meningatkan patroli di titik rawan. Sejauh ini, kawasan yang rawan begal masih tersebar di Jakarta seperti stasiun Senen dan sekitar Tanjung Priok.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, untuk mengantisipasi banyaknya aksi kejahatan pihaknya sudah meminta kepada seluruh jajaran diwilayah hukum Polda Metro jaya sudah diminta untuk meningkatkan keamanan. "Salah satunya meningkatkan jam patroli," tegasnya kepada wartawan, Minggu (14/8/2016).
Awi menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi kepada seluruh jajarannya untuk melakukan patroli ke wilayah yng tergolong rawan untuk mencegh kejahatan.
Berdasarkan catatan Polda Metro Jaya ada 54 titik rawan kriminalitas. Polda memetakan 13 lokasi, Polres Jakarta Pusat ada sepuluh titik, Polres Jakarta Utara tiga titik, Polres Jakarta Timur tiga, Polres Jakarta Barat enam, dan Polres Jakarta Selatan tiga titik.
Kemudian Polresta Bekasi Kota satu lokasi, Polres Depok satu, Polres Bandara Soekarno-Hatta satu, Polres Pelabuhan Tanjung Priok tiga, Polres Kabupaten Bekasi tiga, Polresta Tangerang Kota tiga dan Polres Kabupaten Tangerang tiga lokasi.
Untuk kawasan, yakni perempatan Coca-cola, Jakarta Pusat, Taman Sari, Tambora, Kolong jembatan Grogol Jakarta Barat, Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur, Stasiun Senen, Jakarta Pusat, dan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Menurutnya, beberapa kejahatan tersebut seperti kejahatan jalanan dan pencurian kendaraan bermotor. "Direskrimum sendiri akan menyiapkan 300 personel serse untuk melakukan pemantauan di lokasi-lokasi tersebut," pungkasnya.
Selain itu, lokasi keramaian juga menjadi fokus penempatan personel serse. Upaya ini diharapkan dapat meredam kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, untuk mengantisipasi banyaknya aksi kejahatan pihaknya sudah meminta kepada seluruh jajaran diwilayah hukum Polda Metro jaya sudah diminta untuk meningkatkan keamanan. "Salah satunya meningkatkan jam patroli," tegasnya kepada wartawan, Minggu (14/8/2016).
Awi menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi kepada seluruh jajarannya untuk melakukan patroli ke wilayah yng tergolong rawan untuk mencegh kejahatan.
Berdasarkan catatan Polda Metro Jaya ada 54 titik rawan kriminalitas. Polda memetakan 13 lokasi, Polres Jakarta Pusat ada sepuluh titik, Polres Jakarta Utara tiga titik, Polres Jakarta Timur tiga, Polres Jakarta Barat enam, dan Polres Jakarta Selatan tiga titik.
Kemudian Polresta Bekasi Kota satu lokasi, Polres Depok satu, Polres Bandara Soekarno-Hatta satu, Polres Pelabuhan Tanjung Priok tiga, Polres Kabupaten Bekasi tiga, Polresta Tangerang Kota tiga dan Polres Kabupaten Tangerang tiga lokasi.
Untuk kawasan, yakni perempatan Coca-cola, Jakarta Pusat, Taman Sari, Tambora, Kolong jembatan Grogol Jakarta Barat, Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur, Stasiun Senen, Jakarta Pusat, dan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Menurutnya, beberapa kejahatan tersebut seperti kejahatan jalanan dan pencurian kendaraan bermotor. "Direskrimum sendiri akan menyiapkan 300 personel serse untuk melakukan pemantauan di lokasi-lokasi tersebut," pungkasnya.
Selain itu, lokasi keramaian juga menjadi fokus penempatan personel serse. Upaya ini diharapkan dapat meredam kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
(ysw)