Pria Korban Begal Ini Tergeletak di Pinggir Jalan Ciamis

Rabu, 10 Agustus 2016 - 16:30 WIB
Pria Korban Begal Ini...
Pria Korban Begal Ini Tergeletak di Pinggir Jalan Ciamis
A A A
CIAMIS - Nasib malang menimpa Suripto (34), warga Dusun Mekarsari, Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, Jawa Tengah. Dia ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Ciamis-Banjar Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Ciamis, Jawa Barat.

Warga yang menemukan Suripto langsung melaporkannya ke Polsek Cijeungjing. Ternyata pria tersebut merupakan korban pencurian dengan kekerasan (curas) atau perampokan yang terjadi di Cilacap, lalu dibuang pelaku di Ciamis.

Kanit Reskrim Polsek Cijeungjing Aiptu Radius Windu menuturkan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat ditemukannya seorang pria tergeletak di pinggir jalan yang diduga korban curas. Kemudian, pihaknya langsung menuju lokasi penemuan dan langsung menolong korban curas itu, lalu membawanya ke Mapolsek Cijeungjing.

"Kemudian kita meminta keterangan dari korban dan mengaku bahwa dia ini merupakan korban pencurian dengan kekerasan di wilayah Cilacap namun dibuang di wilayah hukum Ciamis," jelasnya, Rabu (10/8/2016).

Pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan Polres Cilacap terkait kasus curas tersebut. Sementara, korban dipersilakan untuk beristirahat di Mapolsek Cijeungjing sebelum dipulangkan ke Cilacap.

Sementara itu, korban Suripto mengaku dirampok atau dibegal di tengah jalan di wilayah Cilacap oleh lima orang yang diduga polisi gadungan. Saat itu, dia tengah mengendarai mobil boks sepulang dari Kota Banjar membawa barang dari sebuah minimarket di daerah Banjar.

Sewaktu perjalanan pulang kembali ke Cilacap, di tengah jalan sudah masuk Cilacap mobil boks yang dikendarainya dipepet sebuah minibus dan memaksanya untuk berhenti menepi. Dia melihat di dalam mobil tersebut berpenumpang lima orang, dengan mengenakan seragam diduga seperti petugas kepolisian.

"Saya lalu berhenti, ada yang turun satu orang tetapi seperti memakai seragam polisi menghampiri dan menanyakan kelengkapan surat-surat kendaraan, lalu pelaku meminta sejumlah uang karena pajak kendaraannya habis," ungkapnya.

Saat itu, Suripto tidak memberikan uang karena tidak mempunyai uang untuk diberikan kepada pelaku. Lalu pelaku menyuruh Suripto keluar dari mobil dan membawanya ke mobil Avanza untuk menemui pelaku lainnya yang mengaku sebagai seorang komandannya.

"Lalu saya didorong dan dipukuli sampai diikat, kemudian saya dibawa menggunakan mobil Avanza itu dan sampai akhirnya dibuang di pinggir jalan," jelasnya.
(zik)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Berita Terkini
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
17 menit yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
2 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved