Berantas Narkoba di Lapas dan Rutan, Ronny Dapat Dukungan Jadi Sekjen
Selasa, 02 Agustus 2016 - 10:17 WIB
Berantas Narkoba di Lapas dan Rutan, Ronny Dapat Dukungan Jadi Sekjen
A
A
A
JAKARTA - Adanya kasus peredaran narkoba yang dikendalikan dari Lapas dan Rutan membuat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (kemenkumham) terus berbenah untuk memberantasnya. Bahkan, berbagai cara seperti merazia seluruh barang bawaan pengunjung Lapas dan Rutan hingga pergantian pejabat di kementerian itu.
Kini Dirjen Imigrasi Kemenkumham Ronny F Sompie dielu-elukan untuk menduduki jabatan penting sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham. Pasalnya, mantan Kapolda Bali itu tampak menyukai berbagai tantangan demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik.
"Untuk mewujudkan bebas narkoba di lingkungan Lapas dan Rutan, kami mengusulkan kepada Menteri Yasonna M Laoly untuk memberikan kesempatan Pak Ronny mengisi kursi posisi penting tersebut jika nanti ada cuci gudang jabatan," kata Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) Willy Prakarsa dalam keterangan tertulis, Selasa (2/8/2016).
Lebih lanjut, Willy mengakui, mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu memiliki jiwa kepemimpinan, dan kapabilitas yang mumpuni. Dia juga yakin, kehadiran Ronny nantinya bisa melakukan pembinaan ditingkat kantor wilayah (kanwil), Rutan, dan Lapas.
"Kami optimis keberadaannya (Ronny) dapat diterima publik, baik eksternal maupun internal Kemenkumham. Insya Allah, Presiden Jokowi memberikan rekomendasinya," tukasnya.
Menurut dia, selama imigrasi dipimpin Ronny bisa mempersempit ruang dan gerak para buronan interpol, bandar narkoba, koruptor, dan terorisme. Para penjahat itu pun telah dimasukkan daftar hitam dalam database imigrasi.
"Segudang pengalaman di kepolisian, Ronny layak memperkuat Kemenkumham. Ronny akan melakukan inovasi mengatasi peredaran narkoba di Lapas dan Rutan," tandasnya.
Kini Dirjen Imigrasi Kemenkumham Ronny F Sompie dielu-elukan untuk menduduki jabatan penting sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham. Pasalnya, mantan Kapolda Bali itu tampak menyukai berbagai tantangan demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik.
"Untuk mewujudkan bebas narkoba di lingkungan Lapas dan Rutan, kami mengusulkan kepada Menteri Yasonna M Laoly untuk memberikan kesempatan Pak Ronny mengisi kursi posisi penting tersebut jika nanti ada cuci gudang jabatan," kata Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) Willy Prakarsa dalam keterangan tertulis, Selasa (2/8/2016).
Lebih lanjut, Willy mengakui, mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu memiliki jiwa kepemimpinan, dan kapabilitas yang mumpuni. Dia juga yakin, kehadiran Ronny nantinya bisa melakukan pembinaan ditingkat kantor wilayah (kanwil), Rutan, dan Lapas.
"Kami optimis keberadaannya (Ronny) dapat diterima publik, baik eksternal maupun internal Kemenkumham. Insya Allah, Presiden Jokowi memberikan rekomendasinya," tukasnya.
Menurut dia, selama imigrasi dipimpin Ronny bisa mempersempit ruang dan gerak para buronan interpol, bandar narkoba, koruptor, dan terorisme. Para penjahat itu pun telah dimasukkan daftar hitam dalam database imigrasi.
"Segudang pengalaman di kepolisian, Ronny layak memperkuat Kemenkumham. Ronny akan melakukan inovasi mengatasi peredaran narkoba di Lapas dan Rutan," tandasnya.
(mhd)