Sistem Satu Arah di Bogor Belum Efektif Urai Kemacetan

Kamis, 21 Juli 2016 - 06:27 WIB
Sistem Satu Arah di...
Sistem Satu Arah di Bogor Belum Efektif Urai Kemacetan
A A A
BOGOR - Sistem Satu Arah (SSA) yang diberlakukan sejak 1 April ternyata masih menyisakan kesemrawutan disejumlah persimpangan jalan di Kota Bogor. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasinya, namun bukannya lancar yang didapat di ruas jalur terdampak tapi justru kemacetan semakin menjadi.

Belum banyak manfaat dirasakan masyarakat terkait rekayasa lalu lintas yang diberlakukan lingkar Kebun Raya dan Istana Bogor (Jalan Pajajaran, Ottista, Juanda dan Jalak Harupat) itu. Berdasarkan pantauan pasca dipermanenkannya SSA yang lancar hanya di satu ruas jalan saja yakni Jalan Ir H Juanda, depan Bogor Trade Mall hingga depan Markas Denpom. Namun, saat akhir pekan dan hari libur nasional SSA nyaris tidak efektif.

Sudah tiga bulan lebih tak ada yang banyak dilakukan Dinas Lalu Lintas Angkutan dan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor selaku leading sector dari kebijakan tersebut. Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman saat melakukan inspeksi mendadak di lokasi rekayasa lalu lintas itu menyesalkan banyaknya kendaraan orangtua siswa Sekolah Budi Mulia yang memarkirkan mobilnya di tepi jalan dan mengakibatkan kesemrawutan lalu lintas.

"Ini memang masih harus terus disosialisasikan kepada masyarakat, apalagi ini baru dua hari diberlakukan. Rekayasa lalu lintas ini juga bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas, maka harus didukung semua pihak," ungkap Usmar pada Rabu, 20 Juli 2016 kemarin.

Selain masalah sosialisasi, Usmar juga meminta agar disiagakannya petugas DLLAJ di lokasi itu. Tak hanya itu, Usmar juga meminta agar perlunya ketegasan dari petugas kepada para pengendara yang tidak disiplin.

Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas DLLAJ Kota Bogor Dody Wahyudin mengatakan, selain mengefektifkan simpang jalan, rekayasa juga dilakukan untuk mengurai kemacetan akibat perputaran kendaraan atau yang akan berbelok ke arah Budi Mulia dan DPRD Kota Bogor.

"Jadi, nanti kendaraan yang dari arah Jembatan Merah itu beloknya di bekas lampu merah simpang Jalan Juanda. Begitu juga kendaraan yang keluar dari gedung DPRD tidak bisa lagi langsung belok kanan tapi harus ke arah kiri dulu baru berbelok di simpang lampu merahnya," jelasnya.

Pembongkaran median jalan dekat lampu pengatur lalu lintas di simpang Jalan Juanda itu, kata Dody, sudah dilaksanakan pihaknya bersama dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bogor beserta Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Kota. "Karena mereka (DBMSDA) yang melakukan pengaspalan kembali jalannya. Sedangkan mengatur arus lalu lintas pihak kepolisian kami berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas)," pungkasnya.
(whb)
Berita Terkait
Berlakukan Ganjil Genap...
Berlakukan Ganjil Genap Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
PPKM Darurat, Kebun...
PPKM Darurat, Kebun Raya Bogor Ditutup Hingga 20 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemkot...
Darurat Covid-19, Pemkot Bogor Terapkan WFH 100 Persen
Pemkot Bogor Buka Hotline...
Pemkot Bogor Buka Hotline Penanganan Jenazah Corona
Kota Bogor Terapkan...
Kota Bogor Terapkan Ganjil-Genap, Ini 11 Titik Lokasi Check Point
Antibodi Tinggi, Wali...
Antibodi Tinggi, Wali Kota Bogor Bima Arya Gagal Divaksin
Berita Terkini
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
1 jam yang lalu
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
2 jam yang lalu
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
2 jam yang lalu
Suasana Terkini Arus...
Suasana Terkini Arus Lalin di Tendean saat Pembongkaran JPO, Jalan Arah Blok M Ditutup
3 jam yang lalu
Polisi Tangkap Pembunuh...
Polisi Tangkap Pembunuh Driver Ojol yang Tidur di Pangkalan
3 jam yang lalu
Gelar Demo di Depan...
Gelar Demo di Depan Kejati Jatim, KEMAKI Sampaikan 10 Tuntutan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved