RSHS Siapkan Dua Opsi Tempat Belajar Bocah Obesitas Selama Dirawat
Kamis, 14 Juli 2016 - 13:05 WIB
RSHS Siapkan Dua Opsi Tempat Belajar Bocah Obesitas Selama Dirawat
A
A
A
BANDUNG - Arya Permana (10), bocah asal Karawang yang mengalami obesitas, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung. Ia dijadwalkan akan tetap bersekolah selama dirawat di sana.
Cara yang akan dilakukan adalah dengan mendatangkan guru ke RSHS. Sehingga Arya akan tetap belajar seperti biasa. Sesuai jadwal, Arya akan belajar mulai minggu depan atau sama dengan siswa sekolah pada umumnya.
Sekretaris Tim Dokter Penanganan Arya, Novina Andriani, mengatakan program belajar Arya akan dijalankan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat. Ada dua ruangan yang kemungkinan akan dipakai dalam proses belajar.
Ruang pertama adalah di kamar tempat Arya dirawat yaitu di Gedung Kenanga Lantai II. Ruang kedua adalah di ruangan khusus di lantai yang sama.
"Kita ada ruangan khusus. Tapi kalau misalnya Arya lebih nyaman di ruang sekarang (ruang perawatan), kita mengutamakan kenyamanannya saja," kata Novina di RSHS, Kamis (14/7/2016).
Secara teknis, ia sendiri tidak tahu bagaimana nanti pola belajar Arya selama di RSHS. Tapi pihak RSHS mendukung agar Arya tetap bisa belajar seperti siswa pada umumnya.
Novina mengatakan, perwakilan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat rencananya akan datang menjenguk langsung Arya hari ini. Selain menjenguk, perwakilan dari Disdik juga akan membahas segala hal terkait proses belajar Arya.
"Hari ini akan datang rekan-rekan dari Disdik Jawa Barat untuk direncanakan program pendidikan Arya ke depan mau bagaimana (selama dirawat)," ungkapnya.
Ia berharap Arya akan betah selama berada di RSHS dan belajar. Dalam saat bersamaan, proses penanganan Arya akan dimaksimalkan untuk menurunkan berat badannya menjadi ideal.
"Mudah-mudahan Arya bisa betah dirawat di sini, sambil kami mencari penyebab pasti mengapa Arya berat badannya dan nafsu makannya bertambah besar sehingga mengalami obesitas ini," pungkasnya.
Cara yang akan dilakukan adalah dengan mendatangkan guru ke RSHS. Sehingga Arya akan tetap belajar seperti biasa. Sesuai jadwal, Arya akan belajar mulai minggu depan atau sama dengan siswa sekolah pada umumnya.
Sekretaris Tim Dokter Penanganan Arya, Novina Andriani, mengatakan program belajar Arya akan dijalankan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat. Ada dua ruangan yang kemungkinan akan dipakai dalam proses belajar.
Ruang pertama adalah di kamar tempat Arya dirawat yaitu di Gedung Kenanga Lantai II. Ruang kedua adalah di ruangan khusus di lantai yang sama.
"Kita ada ruangan khusus. Tapi kalau misalnya Arya lebih nyaman di ruang sekarang (ruang perawatan), kita mengutamakan kenyamanannya saja," kata Novina di RSHS, Kamis (14/7/2016).
Secara teknis, ia sendiri tidak tahu bagaimana nanti pola belajar Arya selama di RSHS. Tapi pihak RSHS mendukung agar Arya tetap bisa belajar seperti siswa pada umumnya.
Novina mengatakan, perwakilan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat rencananya akan datang menjenguk langsung Arya hari ini. Selain menjenguk, perwakilan dari Disdik juga akan membahas segala hal terkait proses belajar Arya.
"Hari ini akan datang rekan-rekan dari Disdik Jawa Barat untuk direncanakan program pendidikan Arya ke depan mau bagaimana (selama dirawat)," ungkapnya.
Ia berharap Arya akan betah selama berada di RSHS dan belajar. Dalam saat bersamaan, proses penanganan Arya akan dimaksimalkan untuk menurunkan berat badannya menjadi ideal.
"Mudah-mudahan Arya bisa betah dirawat di sini, sambil kami mencari penyebab pasti mengapa Arya berat badannya dan nafsu makannya bertambah besar sehingga mengalami obesitas ini," pungkasnya.
(nag)