Pakaian Khusus Bocah Obesitas asal Karawang Habiskan 7,5 Meter Kain
Selasa, 12 Juli 2016 - 22:35 WIB
Pakaian Khusus Bocah Obesitas asal Karawang Habiskan 7,5 Meter Kain
A
A
A
BANDUNG - Bocah obesitas Arya Permana (10) memiliki kesulitan tersendiri dalam urusan mencari pakaian. Akibatnya, bocah asal Karawang yang kini berbobot 188 kilogram itu harus dibuatkan pakaian secara khusus.
"Susah nyari pakaiannya karena ukurannya besar," kata Ade Somantri (40), orangtua Arya, saat ditemui di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Selasa (12/7/2016).
Untuk membuat pakaian bagi Arya, menurutnya dibutuhkan kain berukuran 7,5 meter. Kain itu cukup untuk membuat satu set baju dan celana.
"Selama ini alhamdulillah kita bisa bikin pakaian. Untuk satu stel pakaian habis 7,5 meter. Yang sering dipakai itu yang warna putih sama biru," ungkapnya.
Di tengah kesulitan mencari pakaian untuk Arya, dia bersyukur karena ada beberapa donatur yang berbaik hati memberi pakaian berukuran besar. "Alhamdulillah ada donatur yang datang ke rumah ngasih pakaian untuk anak saya," ucap Ade.
Sementara selain kerepotan mencari pakaian, Ade mengaku selama beberapa tahun terakhir cukup dipusingkan dengan pola makan Arya.
Sebab nafsu makannya cukup besar. Apalagi Arya juga senang makan camilan dan minuman kemasan.
Hal itu jelas membutuhkan biaya banyak. Dia pun harus dengan berbagai cara berupaya memenuhi kebutuhan Arya. Dalam saat bersamaan, dia juga harus memenuhi kebutuhan rumah tangganya.
"Sebetulnya enggak repot sih karena itu kewajiban saya sebagai orangtua. Hanya nyari uangnya saja (ekstra)," tutur pria yang berprofesi sebagai sekuriti outsourcing itu.
Di tengah kesulitannya mencari uang, dia pun bersyukur. Sebab ada saja donatur yang membantunya. Bahkan ada beberapa orang yang sering mengirimkan makanan untuk Arya dengan jumlah tidak sedikit.
"Susah nyari pakaiannya karena ukurannya besar," kata Ade Somantri (40), orangtua Arya, saat ditemui di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Selasa (12/7/2016).
Untuk membuat pakaian bagi Arya, menurutnya dibutuhkan kain berukuran 7,5 meter. Kain itu cukup untuk membuat satu set baju dan celana.
"Selama ini alhamdulillah kita bisa bikin pakaian. Untuk satu stel pakaian habis 7,5 meter. Yang sering dipakai itu yang warna putih sama biru," ungkapnya.
Di tengah kesulitan mencari pakaian untuk Arya, dia bersyukur karena ada beberapa donatur yang berbaik hati memberi pakaian berukuran besar. "Alhamdulillah ada donatur yang datang ke rumah ngasih pakaian untuk anak saya," ucap Ade.
Sementara selain kerepotan mencari pakaian, Ade mengaku selama beberapa tahun terakhir cukup dipusingkan dengan pola makan Arya.
Sebab nafsu makannya cukup besar. Apalagi Arya juga senang makan camilan dan minuman kemasan.
Hal itu jelas membutuhkan biaya banyak. Dia pun harus dengan berbagai cara berupaya memenuhi kebutuhan Arya. Dalam saat bersamaan, dia juga harus memenuhi kebutuhan rumah tangganya.
"Sebetulnya enggak repot sih karena itu kewajiban saya sebagai orangtua. Hanya nyari uangnya saja (ekstra)," tutur pria yang berprofesi sebagai sekuriti outsourcing itu.
Di tengah kesulitannya mencari uang, dia pun bersyukur. Sebab ada saja donatur yang membantunya. Bahkan ada beberapa orang yang sering mengirimkan makanan untuk Arya dengan jumlah tidak sedikit.
(sms)