Macet Parah, Polri Imbau Masyarakat Tak Kapok Lewat Jalur Ini

Sabtu, 09 Juli 2016 - 12:02 WIB
Macet Parah, Polri Imbau...
Macet Parah, Polri Imbau Masyarakat Tak Kapok Lewat Jalur Ini
A A A
JAKARTA - Walaupun arus mudik tahun ini cukup mengkhawatirkan, namun masyarakat diminta agar tidak trauma dan khawatir dengan arus balik. Pasalnya, saat arus mudik kemarin sempat terjadi kemacetan yang cukup parah bahkan ada belasan pemudik yang meninggal dunia.

"Kami sudah mengevaluasi, jadi masyarakat tidak perlu trauma atau kapok lewat Cipali dan Brebes Timur," kata Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Agung Budi Maryoto saat dikonfirmasi, Sabtu 9/7/2016).

Alasan tersebut dilontarkan karena karateristik arus balik dan mudik berbeda, jika mudik melewati jalan besar menuju jalan arteri maka arus balik tidak seperti arus mudik.

Agung menjelaskan, salah satu penyebab kemacetan arus mudik karena banyaknya permasalahan di jalan arteri lantaran banyak perbaikan jembatan, palang pintu perlintasan kereta api yang setiap 20 menit harus ditutup, pasar tumpah dan sulitnya mendapatkan BBM.

"Jadi karakteristiknya berbeda. Pada saat arus balik nanti, mereka sudah pelan-pelan karena berbagai hambatan tadi, tapi sesudah masuk tol, ada highway, jadi bebas hambatan," katanya.

Dengan diketahuinya permasalahan tersebut, evaluasi mudik pun telah dilakukan sehingga nanti ketika arus balik hal itu tidak akan terjadi lagi.

"Di pintu Tol Brebes Timur, akan diperbanyak petugas untuk membagikan kartu tol.‎ Kendaraan stasioner Pertamina akan disediakan di tol Brebes untuk tangani kendaraan yang kehabisan BBM. Rekayasa lalu lintas sudah disediakan kalau terjadi macet," katanya kembali.

Menurur Agung, pemudik yang akan menjalani arus balik dapat memilih tiga rute, di antaranya jalur Pantura, jalur selatan, dan jalur Cipali

"Kendaraan yang dari Jakarta, akan dikeluarkan di Brebes Barat, sehingga tidak bertemu dengan kendaraan arus balik. Sudah kami hitung jarak Brebes Timur dan Barat itu kurang lebih enam kilometer. Kemudian di Palimanan, ada kebijakan bila antrean kendaraan hingga lima kilometer maka akan digratiskan, pintu tol dibuka, sehingga bisa bebas lagi," katanya.

Selain itu, Agung juga mengingatkan supaya pemudik tetap mengakses informasi terbaru terkait arus lalu lintas yang akan dilintasinya.

"Saya juga berharap bantuan dari masyarakat untuk bekerja sama dengan mematuhi petugas di lapangan. Semoga dengan andil semua pihak arus balik berjalan baik," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran 2024, Ini Saran Dokter Agar Tidak Kelelahan di Jalan
Puncak Arus Mudik Lebaran...
Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi pada 28-30 Maret 2025
Daerah Asal dan Tujuan...
Daerah Asal dan Tujuan Arus Mudik Lebaran Idul Fitri 2025
Diprediksi Puncak Arus...
Diprediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Ini Tanggal yang Diramal...
Ini Tanggal yang Diramal Jadi Puncak Arus Mudik dan Balik
Lonjakan Arus Mudik...
Lonjakan Arus Mudik di GT Kalikangkung Capai 5,8 Persen, Polisi: Tahun Ini Ada Anomali
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
6 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
9 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
10 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
10 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
11 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
12 jam yang lalu
Infografis
Tak Hanya Ketupat, Ini...
Tak Hanya Ketupat, Ini 8 Makanan Khas Lebaran Terbuat dari Beras
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved